BWF World Tour
Aaron Chia Kena Tegur Herry IP usai Banting Raket di Malaysia Masters 2026
Aaron Chia menjadi sorotan usai tersingkir di semifinal Malaysia Masters 2026, ia mendapat teguran keras dari Herry IP buntut aksi banting raket.
Ringkasan Berita:
- Aaron Chia menjadi sorotan setelah tersingkir di semifinal Malaysia Masters 2026 usai kalah dari Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dengan skor 18-21, 12-21
- Di laga tersebut, ia sempat kehilangan kendali emosi hingga membanting raket akibat banyak melakukan kesalahan sendiri
- Aksinya itu kemudian mendapat teguran keras dari pelatih Herry Iman Pierngadi
TRIBUNNEWS.COM - Pebulu tangkis ganda putra Malaysia, Aaron Chia, menjadi sorotan setelah langkahnya di Malaysia Masters 2026 terhenti di babak semifinal.
Bermain di hadapan publik sendiri di Axiata Arena, Kuala Lumpur, ia bersama pasangannya yakni Soh Woo Yik harus mengakui keunggulan rekan senegaranya, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, Sabtu (24/5/2026).
Chia/Soh yang menempati unggulan utama tersebut kalah dari Goh/Nur dengan skor 18-21 dan 12-21.
Jika menilik jalannya pertandingan, beberapa kesalahan sendiri dilakukan Aaron Chia yang justru memberi keuntungan bagi Goh/Nur.
Situasi itu membuat ritme permainannya tidak stabil. Aaron Chia kemudian terlihat kehilangan kendali di lapangan.
Dalam kondisi frustrasi akibat rangkaian error yang terjadi, ia sempat membanting raket sebagai bentuk pelampiasan emosi.
Aksi banteng raket yang dilakukan Aaron Chia langsung menjadi bahan pembicaraan publik Malaysia.
Baca juga: Prediksi Ranking BWF setelah Malaysia Masters 2026: Tunggal dan Ganda Putra Bergejolak
Atlet kelahiran 24 Februari 1997 itu juga mendapat teguran keras dari pelatih ganda putra Negeri Jiran asal Indonesia, Herry Iman Pierngadi atau Herry IP.
Herry IP menilai bahwa apa yang terjadi pada Aaron Chia merupakan gambaran nyata dari tekanan besar yang tidak berhasil dikelola dengan baik di lapangan.
"Aaron dan Wooi Yik sedikit kesulitan mengendalikan dan mengatur emosi mereka."
"Kita melihat Aaron membanting raketnya di lapangan, dan itu menjadi buktinya," kata Herry IP, dikutip dari New Straits Times.
Baca juga: Rekap Final Malaysia Masters 2026: Tuan Rumah Gagal Juara, China Pesta di Negeri Jiran
Bahan Evaluasi
Lebih lanjut, Herry IP menegaskan bahwa tindakan Aaron Chia tidak bisa dibenarkan dan harus menjadi evaluasi serius ke depan.
Pelatih yang dikenal dengan julukan Coach Naga Api itu menekankan bahwa pemain senior seperti Aaron Chia seharusnya mampu menjadi contoh bagi pemain muda, bukan malah justru menunjukkan reaksi emosional yang berlebihan.
Ia mengingatkan bahwa tekanan dari publik tuan rumah seharusnya menjadi motivasi, bukan beban yang mengganggu konsentrasi.
"Ke depannya, hal itu tidak boleh terjadi lagi karena mereka adalah panutan dan pemain senior. Mereka harus lebih mengendalikan diri," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ChiaSoh-dan-Herry-IP-Juara-Singapore-Open-2025.jpg)