Sabtu, 11 April 2026

MotoGP

Komentar Marc Marquez setelah Menang Sprint Race MotoGP Brasil 2026, Dapat Celah dari Diggia

Cerita Marc Marquez yang dengan memanfaatkan kesalahan Fabio Di Giannantonio di dua lap terakhir untuk mengamankan kemenangan.

Ringkasan Berita:
  • Marc Marquez berhasil meraih kemenangan perdana musim 2026 dalam sesi sprint race MotoGP Brasil setelah menyalip Fabio Di Giannantonio di putaran terakhir
  • Balapan sempat tertunda selama 80 menit karena adanya perbaikan darurat pada lubang amblas yang ditemukan di lintasan lurus utama Sirkuit Interlagos
  • Berkat tambahan poin dari sesi sprint ini, Marquez kini hanya terpaut 12 poin dari Pedro Acosta yang memuncaki klasemen sementara

TRIBUNNEWS.COM - Drama mewarnai gelaran sesi sprint race MotoGP Brasil 2026, Minggu (22/3/2026) dini hari WIB.

Di tengah ketegangan akibat munculnya lubang misterius di lintasan, Marc Marquez sukses mengunci kemenangan perdananya musim ini.

Fabio Di Giannantonio jadi pembalap paling konstan karena dari pole position berhasil menjaga pace untuk memimpin sprint dari awal.

Namun pembalap VR46 Ducati yang akrab disapa Diggia ini melakukan kesalahan fatal di saat-saat terakhir.

Marquez yang berada di P2 di belakang sang pemimpin balap, berhasil memanfaatkan celah sempit dan auto merebut P1.

Keberuntungan di Balik Tekanan Konstan

Sejak awal balapan, Fabio Diggia yang memegang pole position tampak dominan. Namun, Marquez yang start dari barisan depan memilih bermain taktis.

lihat fotoFABIO DIGGIA - Pembalap besutan VR46 Ducati, Fabio di Giannantonio, ketika mengikuti gelaran balap utama atau main race dalam seri MotoGP Australia 2025 di Phillip island, pada 19 Oktober 2025. Diggia ungkap keresahannya soal motor Ducati. (Foto Arsip Oktober 2025). (Foto: Laman Resmi MotoGP)
FABIO DIGGIA - Pembalap besutan VR46 Ducati, Fabio di Giannantonio, ketika mengikuti gelaran balap utama atau main race dalam seri MotoGP Australia 2025 di Phillip island, pada 19 Oktober 2025. Diggia ungkap keresahannya soal motor Ducati. (Foto Arsip Oktober 2025). (Foto: Laman Resmi MotoGP)

Meski sempat tertinggal dari Fabio Quartararo di lap awal, pembalap Ducati Lenovo ini perlahan mampu merebut kembali posisi kedua dan mulai memburu Diggia.

Marquez mengakui bahwa Sirkuit Interlagos bukanlah lintasan yang sepenuhnya ia kuasai.

Namun, mentalitas juaranya berbicara saat ia melihat Diggia melakukan kesalahan kecil di sisa dua lap terakhir.

"Sejujurnya, hari ini posisi kedua sudah cukup bagi saya. Namun, saat saya melihat dia melakukan kesalahan, saya langsung mencoba menyerang," ujar Marquez kepada TNT Sports yang dikutip Crash.

"Saya tahu akan sulit untuk menyalipnya, tetapi dia hampir kehilangan kendali ban depan dan melebar," tambahnya.

Kemenangan ini menjadi pembalasan manis setelah insiden penalti di seri pembuka Thailand yang merampas podium tertingginya.

"Di Thailand saya sudah dekat (dengan kemenangan) dan hari ini kami berhasil meraih kemenangan pertama kami tahun ini di sesi sprint," imbuhnya.

Baca juga: Sorotan Hasil Sprint Race MotoGP Brasil 2026: Nasib Kembar Marc Marquez dan Jorge Martin

Teror Lubang di Lintasan

Balapan kali ini sempat tertunda selama 1 jam 20 menit akibat penemuan lubang amblas atau sinkhole di lintasan lurus utama.

Penemuan ini memaksa tim teknis melakukan perbaikan darurat yang melibatkan alat berat.

Meski balapan tetap berlangsung, Marquez memberikan peringatan keras terkait kondisi keamanan sirkuit.

"Ya, kami berdoa agar kondisi lintasan tetap seperti ini. Lubang besar itu berada di luar jalur balap (racing line), itulah alasan kita bisa membalap hari ini," ungkap Marquez waswas.

"Jika lubang besar itu merembet ke jalur balap, itu akan menjadi mustahil."

Senada dengan Marquez, mantan rekan setimnya, Joan Mir, juga merasa mereka sangat beruntung.

"Saya pikir kita beruntung, karena jika ini terjadi di jalur balap, kita tidak punya kesempatan untuk berkompetisi hari ini atau bahkan besok. Semoga tidak ada lubang lagi yang muncul malam ini," kata Mir.

Menipiskan Jarak Klasemen

lihat fotoPEDRO ACOSTA - Pembalap KTM, Pedro Acosta saat bersaing dengan Marc Marquez besutan Ducati, di Sirkuit Sepang, Malaysia, dalam gelaran MotoGP Malaysia 2026 pada 28 Februari 2026. (Foto: Instagram @37pedroacosta).
PEDRO ACOSTA - Pembalap KTM, Pedro Acosta saat bersaing dengan Marc Marquez besutan Ducati, di Sirkuit Sepang, Malaysia, dalam gelaran MotoGP Malaysia 2026 pada 28 Februari 2026. (Foto: Instagram @37pedroacosta).

Kemenangan di sesi sprint ini membuat Marquez kini hanya tertinggal 12 poin dari pemimpin klasemen, Pedro Acosta.

Pembalap muda KTM tersebut harus puas finis di posisi kesembilan di Brasil, yang memberikan angin segar bagi perebutan gelar juara dunia 2026.

Meski menang, Marquez tetap waspada menyambut balapan utama malam nanti.

Ia memprediksi Fabio Diggia tetap akan menjadi rival terberat yang harus ditaklukkan.

(Tribunnews.com/Niken)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved