Minggu, 10 Mei 2026

BWF World Tour

Final Tunggal Putra Orleans Masters Gambaran Sulitnya Langkah Indonesia di Thomas Cup 2026

Pertandingan final tunggal putra Orleans Masters yang mempertemukan sesama pemain Prancis bisa menjadi masalah besar bagi Indonesia.

Tayang:
Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Dwi Setiawan
TRIBUNNEWS/HERUDIN
TOMA JUNIOR POPOV - Pebulu tangkis Prancis, Toma Junior Popov saat melawan Wang Tzu Wei dari Taiwan pada Indonesia Open di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (5/6/2024). Popov menang tiga set dengan skor 21-15, 12-21, dan 29-27. TRIBUNNEWS/HERUDIN 
Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM - Turnamen bulu tangkis setingkat Super 300, Orleans Masters, akan menggelar babak final pada Minggu (22/3/2026) di Palais des Sports, Orleans, Prancis.

Salah satu pertandingan yang paling menyedot perhatian adalah bertemuanya dua pemain tuan rumah di sektor tunggal putra.

Prancis mengirimkan Alex Lanier dan Toma Junior Popov untuk saling mengalahkan di final.

Barangkali pihak tuan rumah tak ada beban tersendiri melihat pertandingan ini.

Apapun hasilnya, Prancis tetap akan berjaya dengan majunya dua pemainnya di sektor ini.

Baca juga: Fakta Hasil Final Orleans Masters 2026: Prancis Lanjutkan Estafet Juara, Jepang Ikuti Jejak Korea

Alex Lanier barangkali lebih diunggulkan daripada Toma.

Dari segi peringkat BWF, Lanier memiliki peruntungan lebih baik.

Ia saat ini berada di peringkat ke-10 ranking BWF.

Sedangkan Toma Junior Popov berada 6 tingkat di belakangnya.

Dari segi pertemuan, Toma dan Alex baru berjumpa di tiga kesempatan berbeda.

Alex Lanier meraih dua kemenangan di antaranya.

Tunggal putra asal Prancis, Alex Lanier yang diprediksi kuat jadi monster baru setelah juara Japan Open 2024 di Yokohama Arena pada 25 Agustus 2024.
Tunggal putra asal Prancis, Alex Lanier yang diprediksi kuat jadi monster baru setelah juara Japan Open 2024 di Yokohama Arena pada 25 Agustus 2024. (Instagram @alexlanier.bad)

Kemenangan tersebut diraih saat bertanding di German Open 2024 dan Kejuaraan Eropa 2025 lalu.

Meski demikian, Alex tak boleh jemawa dengan kemenangannya itu.

Pasalnya Toma Junior Popov mendapatkan satu-satunya kemenangannya pada Juli 2025 lalu.

Saat itu, ia mengalahkan Alex Lanier dengan skor gim 2-1.

Ketatnya pertemuan antara Toma Junior Popov dan Alex Lanier tak hanya menjadi perhatian bagi tuan rumah.

Pertemuan ini juga menyedot perhatian Indonesia.

Pasalnya Indonesia akan berjumpa dengan Prancis di ajang Thomas Cup 2026 mendatang.

Pertemuan kedua negara akan terjadi di sektor putra lantaran keduanya sama-sama berada di Grup D.

Semakin menakutkannya pebulu tangkis putra Prancis bak menjadi antitesis bagi keadaan Indonesia saat ini.

Prancis sudah mulai mapan dengan pemain muda mereka.

Toma Junior Popov, Christo Popov, dan Alex Lanier, akan menjadi andalan utama Prancis nantinya.

Masih ada juga Thom Gicquel yang bisa turun sebagai pemain ganda putra nantinya.

Sejauh ini, Indonesia belum bisa memberikan jawaban pasti kepada para pemain tersebut.

Merah Putih baru memiliki Jonatan Christie yang punya peluang paling besar.

Dari sektor ganda putra, ada Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang paling bisa diandalkan.

Selebihnya, pemain Indonesia masih sering mengalami pasang surut performa, terutama dari pemain mudanya.

Mulai dari Alwi Farhan, M Zaki Ubaidillah, hingga pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin terkadang terganjal hal-hal di luar prediksi.

Namun hal seperti itu memang lumrah terjadi di antara para pemain muda.

Nantinya, mereka akan bisa mengambil pelajaran dari hal-hal yang membuat mereka terganjal.

(Tribunnews.com/Guruh)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved