MotoGP
Tensi MotoGP Amerika 2026 Memanas, Perang Mental Marc Marquez vs Marco Bezzecchi Dimulai
Balapan MotoGP Amerika 2026 di COTA menjadi arena tempur perang mental antara Marc Marquez dengan Marco Bezzecchi.
Ringkasan Berita:
- Legenda MotoGP Dani Pedrosa menyoroti munculnya bibit-bibit rivalitas yang mirip Valentino Rossi dalam diri Marco Bezzecchi kepada Marc Marquez
- Balapan MotoGP Amerika 2026 akhir pekan ini di COTA menjadi penentu bagaimana psywar akan terjadi antara Marc Marquez dengan Marco Bezzecchi
- Dalam penilaian Pedrosa, Marc Marquez dalam tekanan tinggi, baik kondisi fisiknya yang belum fit 100 persen maupun pengembangan motor bermasalah
TRIBUNNEWS.COM - Legenda MotoGP berjuluk "Raja Tanpa Mahkota", Dani Pedrosa, sudah melihat percikan perang urat saraf atau lebih dikenal dengan psywar, antara Marc Marquez dengan Marco Bezzecchi.
Balapan MotoGP Brasil 2026 yang rampung berlangsung di Sirkuit Ayrton Senna, Senin (23/3), menempatkan duo pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi-Jorge Martin sebagai pemenang 1-2.
Sementara itu, juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez harus puas menyelesaikan balapan pada tempat ke-4.
Akhir dari MotoGP Brasil 2026 mengundang sebuah teori dari Pedrosa. Pembalap penguji KTM itu mengklaim akan terjadi perang mental antara Marquez lawan murid Rossi, Bezzecchi.
Pedrosa yakin perang itu akan memanas menuju ke seri selanjutnya yang mentas ujung pekan nanti (27-29/3/2026).
Seri ketiga MotoGP 2026 bertajuk MotoGP Amerika dijadwalkan berlangsung di Circuit of The Americas (COTA) akhir pekan ini.
"Itu adalah perang mental yang masih belum sepenuhnya terlihat," ujar mantan pembalap Repsol Honda, dikutip dari laman Motosan.
"Kendati demikian, semua akan dimulai dari Austin (MotoGP Amerika 2026-red)"
"Karena seperti yang dia katakan, dia punya senjata untuk mengalahkan Marquez, benar tidak?"
"Tergantung siapa yang bisa memainkan kartu dengan baik, masalah mental akan menjatuhkan salah satu dari mereka."
"Kalau Anda melihat kejuaraan yang telah dimenangkan Marc, saya ragu dia bisa menjadi juara tanpa menang pada balapan pertama dan kedua."
"Apa yang saya maksud di sini ialah Marquez tahu bahwa dia tidak dalam kondisi terbaiknya."
"Masalah itu datang entah dari fisik, sepeda motor, atau keduanya."
Baca juga: Update Transfer MotoGP 2027: Jorge Martin Tak Goyah meski Aprilia Beri Hasil Manis
"Dan dia coba memainkan permainan: 'Ya, saya tidak dalam kondisi terbaik,' Dia akan menggondol poin sebanyak-banyaknya, kemudian memainkan kartu As untuk menang."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Marquez-vs-Bezzecchi-sprint-race-MotoGP-Jerman-2025.jpg)