MotoGP
Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Marc Marquez Back to Back Pole Position Dipertaruhkan
Insiden crash hebat di Tikungan 10 dan performa Ducati GP26 yang belum stabil jadi pertaruhan Marc Marquez back to back pole position.
Ringkasan Berita:
- Marc Marquez berpeluang meraih pole position beruntun di COTA
- Kondisi fisik Marquez menjadi kekhawatiran utama setelah mengalami kecelakaan fatal
- Terlepas dari kendala fisik dan teknis, Marquez tetap menjadi favorit pole sitter karena memiliki catatan statistik yang dominan
TRIBUNNEWS.COM - Sprint race MotoGP Amerika 2026 akan diwarnai dengan perjuangan sang Raja Circuit of the Americas (COTA), Marc Marquez, Sabtu (28/3/2026).
Menuju kualifikasi MotoGP Amerika 2026, sorotan tertuju pada pemilik nomor 93 karena punya peluang back-to-back pole position di sirkuit favoritnya ini.
Tahun 2025 menjadi memori indah saat The Baby Alien tampil perkasa di atas Desmosedici GP25 untuk mengamankan posisi start terdepan.
Namun, persaingan musim 2026 menyuguhkan tantangan nyata. Marquez tidak hanya bertarung melawan rival di lintasan tetapi juga soal kondisi fisik dan motornya.
GP26 dan Cedera
Perjuangan Marquez musim 2026 ini terbilang terjal. Performa motor Ducati GP26 sejauh ini belum mencapai titik puncaknya.
Terbukti dengan nihilnya raihan pole position pada seri pembuka di Thailand dan Brasil.
Meski sempat mencicipi podium tertinggi pada sprint race di Brasil pekan lalu, kemenangan di balapan utama masih menjadi dahaga yang belum terpuaskan bagi pembalap asal Spanyol tersebut.
Situasi kian pelik pasca-insiden yang dialami Marquez pada sesi latihan bebas (free practice), Jumat (27/3).
Kecelakaan hebat di tikungan 10 membuat kondisi fisiknya menjadi tanda tanya besar.
Mengingat cedera yang didapatnya di Mandalika tahun lalu belum pulih 100 persen, hantaman keras di COTA jelas menjadi kabar buruk baginya.
Marquez Andalkan Insting
Meski dirundung nyeri, mentalitas juara dunia delapan kali ini tak luntur.
Melansir Crash, Marquez justru mengaku lebih tenang setelah memahami karakteristik terbaru COTA. Karakteristik trek yang dinamis dengan munculnya gundukan (bumps) baru di setiap tahun menuntut adaptasi kilat.
"Tikungan 10 adalah salah satu titik favorit saya, saya berkendara dengan mode otomatis di sana. Saya mengingat apa yang saya lakukan tahun-tahun lalu dan menerapkan hal yang sama," ungkap Marquez.
Baca juga: 2 Rekor Marc Marquez dalam 12 Poin Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Raja Baru Lahir di COTA
Ia mengakui bahwa insiden menabrak pembatas dalam kecepatan tinggi memberikan rasa sakit yang nyata pada tubuhnya.
Namun, adaptasi terhadap perubahan lintasan menjadi kunci mengapa ia tetap mampu tampil tercepat pada sesi practice.