Tinju
Hasil Tinju Dunia: Keith Thurman Tak Berkutik, Fundora Pertahankan Sabuk Juara WBC
Sebastian Fundora berhasil mempertahankan sabuk juara kelas welter super versi WBC miliknya setelah mengalahkan Keith Thurman.
Ringkasan Berita:
- Sebastian Furonda berhasil mengalahkan Keith Thurman pada ajang tinju dunia yang digelar di Minggu (29/3/2026) yang digelar di MGM Grand, Las Vegas, Amerika Serikat.
- Furonda hanya membutuhkan empat ronde untuk mengalahkan Thurman lewat TKO.
- Ini menjadi keberhasilan ketiga bagi Furonda mempertahankan gelarnya.
TRIBUNNEWS.COM - Pertandingan tinju dunia yang memperebutkan sabuk juara di kelas welter super versi WBC antara Sebastian Fundora melawan Keith Thurman selesai digelar pada Minggu (29/3/2026), di MGM Grand, Las Vegas, Amerika Serikat.
Fundora yang berstatus sebagai juara bertahan ternyata berhasil mempertahankan sabuk juaranya dari ancaman Thurman.
Ia hanya membutuhkan 4 ronde saja untuk menghentikan perlawanan Thurman.
Fundora memenangkan pertandingan dengan cara TKO setelah Thurman tak berkutik saat dihujani pukulan.
Pada ronde-ronde awal, Fundora langsung memanfaatkan keunggulan tinggi badan dan jangkauannya.
Baca juga: Sesumbar David Benavidez saat Pertahankan Sabuk Juara WBC, Canelo Alvarez Targetnya
Ia aktif menekan dengan jab dan kombinasi ke arah tubuh dan kepala Thurman.
Sementara itu, Thurman terlihat agak kaku setelah lama tak bertanding.
Namun ia bukannya tanpa perlawanan selama naik ring bersama Fundora.
Petinju berjuluk One Time itu mencoba mencari timing tepat untuk melakukan counter.
Sayangnya upaya itu tak terlalu membuahkan hasil baginya.
Ia tak bisa mengatasi ketimpangan postur dengan Fundora untuk mendapatkan pukulan signifikan.
Beralih ke ronde ketiga, Fundora mulai benar-benar mendominasi.
Tekanannya kepada Thurman meningkat yang membuat sang lawan semakin kerepotan.
Pukulannya semakin bersih menghujam ke pertahanan Thurman yang lowong.
Di sisi lain, Thurman mulai kesulitan menjaga jarak dan membuatnya semakin menjadi bulan-bulanan.
Saat memasuki pertengahan ronde dan akhir, bagian wajah sang petinju sudah babak belur penuh lebam akibat pukulan Fundora.
Titik terakhir perlawanan Thurman terjadi di ronde keempat.
Fundora yang mendapatkan momentum besar semakin percaya diri merangsek dan melepaskan pukulan.
Ia semakin leluasa memilih pukulan yang akan ditempatkan ke bagian wajah atau tubuh.
Kombinasi tersebut membuat Thurman mulai goyah.
Setelah serangan bertubi-tubi, wasit akhirnya menghentikan pertandingan (TKO) karena Thurman tidak mampu membalas dengan efektif.
Kemenangan TKO ini membuat Fundora berhasil mempertahankan sabuk juaranya di kelas welter super untuk ketiga kalinya.
Ia pertama kali mempertahankan gelarnya pada 23 Maret 2025 silam.
Dirinya saat itu mengalahkan Chordale Booker lewat TKO di ronde keempat.
Setelahnya, ia melakukan rematch atau tanding ulang berhadapan dengan sang mantan juara kelas welter super, Tim Tszyu.
Ia juga menang secara TKO atas Tszyu di ronde ketujuh yang membuat statusnya di kelas welter super semakin mentereng.
Petinju berjuluk The Towering Inferno ini sukses menepati janjinya.
Pasalnya di sesi jumpa pers sebelum pertandingan, ia berikrar akan mengalahkan Keith Thurman.
Ternyata ia hanya membutuhkan empat ronde saja untuk menumbangkan lawannya tersebut.
"Saya pastinya tidak ingin bertanding hingga 12 ronde, tetapi tidak peduli seberapa lama itu, saya akan tetap menjadi pemenang," ujar Sebastian Fundora dikutip Global Boxing News.
"Thurman adalah trash talker yang luar biasa, itulah dirinya. Dia juga seorang juara yang baik."
"Jadi pada pertandingan nanti saya akan mengganggu pestanya," sambungnya.
(Tribunnews.com/Guruh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sebastian-Fundora.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.