BWF World Tour
Comeback Latihan di BAM, Lee Zii Jia Dapat Sambutan Spesial Jelang Thomas Cup 2026
Kembalinya andalan Malaysia, Lee Zii Jia, latihan di BAM disambut baik oleh sahabatnya dan pelatih tunggal putra asal Denmark.
Ringkasan Berita:
- Pelatnas Malaysia (BAM) segera kedatangan tunggal putra andalan mereka, Lee Zii Jia
- Lee Zii Jia dikabarkan segera kembali latihan di BAM demi mempersiapkan Thomas Cup 2026
- Kembalinya Lee disambut sang sahabat, Soh Wooi Yik, dan pelatih tunggal asal Denmark
TRIBUNNEWS.COM - Pelatnas Malaysia (BAM) segera kedatangan andalan mereka dari sektor tunggal putra, Lee Zii Jia. Pemain independen tersebut akan berlatih lagi di BAM guna mempersiapkan Thomas Cup 2026.
Kembalinya sang bintang tunggal putra, Lee Zii Jia, ke dalam skuad nasional diyakini menjadi suntikan moral yang masif bagi tim Negeri Jiran tersebut.
Adapun gelaran Thomas Cup 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei mendatang.
Kehadiran Lee yang dikabarkan besok Rabu (1/4/2026) dianggap sebagai kepingan puzzle yang selama ini hilang untuk menjaga stabilitas tim di nomor tunggal.
Kedatangan Lee di BAM sudah disambut hangat oleh sahabatnya, Soh Wooi Yik, yang merupakan andalan Malaysia di nomor ganda putra.
Bukan cuma pemain, pelatih asal Denmark, Kenneth Jonassen, yang kini menukangi tunggal Malaysia juga turut menyambut baik Lee.
Reuni dengan Soh Wooi Yik
Mantan jawara All England dan peraih perunggu Olimpiade, Lee, baru saja kembali ke BWF World Tour pada Januari 2026 lalu.
Ia sempat menepi cukup lama akibat dibekap cedera pergelangan kaki dan masalah punggung yang mengganggu performanya selama lebih dari setahun.
Soh Wooi Yik, yang memiliki hubungan persahabatan dengan Lee, menyambut sekaligus menaruh harapan besar agar kompatriotnya itu segera mencapai level permainan terbaiknya.
Baca juga: Performa Tak Kunjung Konsisten, Lee Zii Jia Didesak Cari Bantuan ke BAM Jelang Thomas Cup 2026
"Saya berharap dia menemukan kembali performa terbaiknya. Saya tidak tahu pasti bagaimana kondisi latihannya, namun saya harap dia bisa segera kembali (ke level puncak)," ujar Wooi Yik mengutip NST.
Soh menambahkan bahwa performa Lee di lapangan tidak perlu diragukan.
"Dia memiliki pengalaman dan potensi yang besar. Saya hanya mengharapkan yang terbaik untuknya," tambahnya.
Menghadapi kompetisi dengan tensi tinggi seperti Thomas Cup, Wooi Yik menekankan bahwa kunci utama keberhasilan tim adalah kemampuan untuk mengonversi peluang menjadi poin kemenangan.
Baginya, Thomas Cup adalah ajang pembuktian harga diri Malaysia di dunia bulu tangkis.
"Kami harus percaya diri dalam mengamankan poin. Ini adalah Thomas Cup; turnamen ini sangat penting bagi tim dan juga bagi saya pribadi," tutup Wooi Yik.