GFC Series 2: Aziz Hadapi KKajhe dalam Duel Pro Boxing Kelas Super Featherweight 5 Ronde
Partai Main Event yang mempertemukan Aziz melawan KKajhe dalam duel Pro Boxing kelas Super Featherweight selama lima ronde.
“Tema yang kita angkat kali ini adalah ‘Clan KK vs Everyone’. Di mana Clan KK ini dulunya punya kisah, mereka berjuang bersama, namun belum pernah tampil di satu panggung yang sama. Baru kali ini GFC mencoba mewujudkannya di GFC 2,” kata Helmi.
“Memang GFC 2 ini benar-benar fenomenal, karena bukan hanya sebagai event combat sport yang baru dan inovatif, tapi juga menghadirkan Clan KK secara lengkap untuk bertanding di satu ring yang sama. Spektakuler,” terangnya.
Sementara itu, Promotor dan Co-CEO GFC, Laurend Hutagalung, menjelaskan bahwa GFC memiliki visi untuk mewadahi atlet yang belum mendapatkan panggung di ajang lain, sekaligus mendorong pertumbuhan industri combat sports di Indonesia.
“Visi GFC tidak lain adalah mewadahi atlet-atlet yang mungkin belum mendapat tempat di event lain. Kita hadir di tengah industri yang sedang berkembang dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Laurend.
Laurend juga menambahkan bahwa peningkatan jumlah event berdampak langsung pada jam bertanding dan ekonomi para petarung.
“Sekarang kita lihat fighter-fighter karena banyak wadah, jam bertanding mereka meningkat. Satu fighter bisa bertanding dua kali dalam sebulan, bahkan tiga kali. Artinya, pendapatan mereka juga terus berputar, ekonomi mereka bergerak,” jelasnya.
Ke depan, GFC menargetkan menggelar dua event besar setiap tahun, serta rangkaian “Road to GFC” untuk menjaring petarung muda berbakat.
Dengan konsep yang menggabungkan olahraga, hiburan, dan rivalitas kuat, GFC Series 2 diprediksi akan menjadi salah satu ajang combat sports paling menarik di Indonesia tahun ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/EVENT-FIGHT-Konferensi-pers-Garuda-Fight-Championship.jpg)