Bulu Tangkis
Alasan di Balik Berakhirnya Duet Leo/Bagas, Inkonsistensi Jadi Poin Utama
Inkonsistensi performa menjadi alasan utama di balik berakhirnya duet Leo/Bagas. Setelah juara Thailand Masters 2026, penampilan mereka menurun.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Terdapat sebuah alasan di balik berakhirnya duet ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.
Ya, duet Leo/Bagas yang dimulai pada Agustus 2024 silam resmi berakhir.
Leo/Bagas mencatatkan debut di Japan Open 2024 dan mampu mencapai babak semifinal. Mereka gagal ke final setelah kalah dari pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, dengan skor 19-21, 17-21.
Setelah berpasangan selama 1 tahun 8 bulan, kebersamaan Leo/Bagas berakhir. Kepastian tersebut disampaikan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) melalui rilis resmi, Jumat (3/4/2026).
Leo balik dengan pasangannya yang dulu, yakni Daniel Marthin.
Sedangkan Bagas akan berpasangan dengan Muhammad Putra Erwiansyah atau akrab disapa Putra.
Duet Leo/Daniel dan Bagas/Putra dijadwalkan bertanding di Thailand Open 2026 yang akan diselenggarakan di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand, pada 12-17 Mei mendatang.
Baca juga: Kembalinya Leo/Daniel, Tugas Pertama The Babbies Langsung Berburu Poin BWF dari Nol
Inkonsistensi Jadi Poin Utama
Berakhirnya duet Leo/Bagas dilandasi sebuah alasan yakni soal inkonsistensi performa.
Karena memang, hasil yang diraih Leo/Bagas di beberapa turnamen sangatlah tidak memuaskan.
Sempat juara Thailand Masters 2026, performa Leo/Bagas malah menurun. Sebut saja saat bertanding di All England 2026 pada Maret lalu.
Datang sebagai runner-up musim lalu, Leo/Bagas justru langsung terhenti di babak 32 besar All England 2026. Mereka kalah dari pasangan Taiwan, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, dengan skor 13-21, 19-21.
Padahal jika menilik catatan pertemuan, Leo/Bagas harusnya bisa mengalahkan Lee/Yang.
Baca juga: Sosok Muhammad Putra Erwiansyah Tandem Baru Bagas Maulana, Si Kidal yang Pernah Dipuji BWF
Mengingat di tiga pertemuan sebelumnya, Leo/Bagas selalu bisa mengalahkan Lee/Yang, yakni 16 besar Hong Kong Open 2024, perempat final All England Open 2025, dan 16 besar Kejuaraan Asia 2025.
Namun sebuah anomali tersaji, Lee/Yang lah yang justru mampu pecah telur. Mereka mampu mengalahkan Leo/Bagas untuk pertama kalinya.