Selasa, 28 April 2026

Bulu Tangkis

Alasan di Balik Berakhirnya Duet Leo/Bagas, Inkonsistensi Jadi Poin Utama

Inkonsistensi performa menjadi alasan utama di balik berakhirnya duet Leo/Bagas. Setelah juara Thailand Masters 2026, penampilan mereka menurun.

Tayang:
Editor: Drajat Sugiri

Ringkasan Berita:
  • Inkonsistensi performa menjadi alasan utama di balik berakhirnya duet Leo/Bagas
  • Setelah juara Thailand Masters 2026, performa Leo/Bagas malah menurun
  • Sebut saja saat bertanding di All England 2026, mereka langsung terhenti di babak 32 besar

 

TRIBUNNEWS.COM - Terdapat sebuah alasan di balik berakhirnya duet ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.

Ya, duet Leo/Bagas yang dimulai pada Agustus 2024 silam resmi berakhir.

Leo/Bagas mencatatkan debut di Japan Open 2024 dan mampu mencapai babak semifinal. Mereka gagal ke final setelah kalah dari pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, dengan skor 19-21, 17-21.

Setelah berpasangan selama 1 tahun 8 bulan, kebersamaan Leo/Bagas berakhir. Kepastian tersebut disampaikan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) melalui rilis resmi, Jumat (3/4/2026).

Leo balik dengan pasangannya yang dulu, yakni Daniel Marthin.

Sedangkan Bagas akan berpasangan dengan Muhammad Putra Erwiansyah atau akrab disapa Putra.

Duet Leo/Daniel dan Bagas/Putra dijadwalkan bertanding di Thailand Open 2026 yang akan diselenggarakan di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand, pada 12-17 Mei mendatang.

Baca juga: Kembalinya Leo/Daniel, Tugas Pertama The Babbies Langsung Berburu Poin BWF dari Nol

PERSIAPAN - Pebulutangkis ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana saat menjalani latihan di National Badminton Centre, Milton Keynes, Kamis (26/2/2026).
PERSIAPAN - Pebulutangkis ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana saat menjalani latihan di National Badminton Centre, Milton Keynes, Kamis (26/2/2026). Inkonsistensi performa menjadi alasan utama di balik berakhirnya duet Leo/Bagas. (Tribunnews.com/dok: PBSI)

Inkonsistensi Jadi Poin Utama

Berakhirnya duet Leo/Bagas dilandasi sebuah alasan yakni soal inkonsistensi performa.

Karena memang, hasil yang diraih Leo/Bagas di beberapa turnamen sangatlah tidak memuaskan.

Sempat juara Thailand Masters 2026, performa Leo/Bagas malah menurun. Sebut saja saat bertanding di All England 2026 pada Maret lalu.

Datang sebagai runner-up musim lalu, Leo/Bagas justru langsung terhenti di babak 32 besar All England 2026. Mereka kalah dari pasangan Taiwan, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, dengan skor 13-21, 19-21.

Padahal jika menilik catatan pertemuan, Leo/Bagas harusnya bisa mengalahkan Lee/Yang.

Baca juga: Sosok Muhammad Putra Erwiansyah Tandem Baru Bagas Maulana, Si Kidal yang Pernah Dipuji BWF

Mengingat di tiga pertemuan sebelumnya, Leo/Bagas selalu bisa mengalahkan Lee/Yang, yakni 16 besar Hong Kong Open 2024, perempat final All England Open 2025, dan 16 besar Kejuaraan Asia 2025.

Namun sebuah anomali tersaji, Lee/Yang lah yang justru mampu pecah telur. Mereka mampu mengalahkan Leo/Bagas untuk pertama kalinya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved