Saat Jakmania dan Bonek Berbaur di SUGBK, Rivalitas yang Mencair Jelang Persija vs Persebaya
Jakmania dan Bonek berbaur damai di GBK jelang Persija vs Persebaya, rivalitas mencair meski laga tetap panas
Ringkasan Berita:
- Suporter Persija Jakarta (Jakmania) dan Persebaya Surabaya (Bonek) tampak berbaur damai di Stadion Utama Gelora Bung Karno jelang laga
- Suasana hangat ini menjadi kontras dengan rivalitas masa lalu yang kerap memanas
- Meski demikian, pertandingan tetap diprediksi berlangsung ketat dengan optimisme dari kedua kubu
Laporan Wartawan Tribunnews,com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS,COM, JAKARTA - Langit Senayan mulai gelap ketika ribuan suporter perlahan memadati kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
Laga pekan ke-27 Super League 2025/2026 antara Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya bukan hanya soal pertandingan di atas lapangan, tetapi juga menghadirkan cerita berbeda.
Dari pantauan Tribunnews jelang kick off, suporter Persija, The Jakmania, dan pendukung Persebaya, Bonek, datang silih berganti.
Menariknya, suasana yang tercipta jauh dari kesan tegang.
Kedua kelompok suporter justru tampak berbaur, bahkan beberapa di antaranya saling menyapa dan berfoto bersama.
Pemandangan ini menjadi kontras dengan rivalitas keras yang pernah terjadi di masa lalu. Kini, hubungan antar suporter menunjukkan perubahan yang lebih hangat.
Baca juga: Diikuti 32 Ribu Siswi, Program Sepak Bola Putri Usia Dini Ini Sabet Penghargaan di PSSI Awards 2026
Di tengah keramaian itu, Muis, salah satu Bonek yang datang langsung ke SUGBK, tak bisa menyembunyikan rasa senangnya.
Ia datang bersama rombongan besar dari Sidoarjo.
“Kami dari Sidoarjo berangkat naik bus, rombongan ada tujuh bus. Satu bus sekitar 50 orang, berarti ada sekitar 350 Bonek. Alhamdulillah di perjalanan kami aman,” ujar Muis kepada Tribunnews.
Bagi Muis, datang ke SUGBK bukanlah pengalaman pertama.
Ia mengaku sudah beberapa kali menyaksikan langsung pertandingan di Stadion kebanggaan Persija tersebut.
Lebih dari sekadar menonton pertandingan, ia juga merasakan perubahan hubungan antara suporter kedua tim.
“Alhamdulillah sekarang lebih respek antara suporter Persija dan Persebaya. Ini bagus buat generasi kita, buat anak-anak kita, jadi tidak ada permusuhan,” ucap Muis.
Meski suasana di luar lapangan terasa hangat, tensi pertandingan tetap diprediksi berlangsung ketat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/prsrtja22.jpg)