Voli
Cedera Junior Rivan Jadi Kesempatan Dawuda, Perombakan Skuad Timnas untuk AVC Cup 2026
Dawuda Alaihimassalam bisa menjadi pengganti Rama Fazza dan jadi pelapis baru Rivan Nurmilki di Timnas Voli Indonesia untuk AVC Men's Cup 2026.
Ringkasan Berita:
- Timnas Voli Putra Indonesia berpotensi alami perombakan skuad untuk AVC Men's Cup 2026
- Opposite timnas sekaligus junior Rivan Nurmulki, Rama Fazza Fauzan mengalami cedera pada Final Four Proliga 2026
- Situasi ini memunculkan Dawuda Alaihimassalam sebagai pelapis baru Rivan Nurmulki di skuad Timnas Voli Putra Indonesia
TRIBUNNEWS.COM - Perombakan skuad Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Men's Cup 2026 sangat terbuka untuk terealisasi. Cedera junior Rivan Nurmulki membutuhkan pengganti.
Timnas Voli Putra Indonesia akan berlaga pada AVC Men's Cup 2026 pada 20–28 Juni 2026 di Ahmedabad, India.
Pemusatan latihan atau TC Timnas Voli Indonesia sektor putra akan dimulai pertengahan Mei nanti, tepatnya setelah AVC Champions League 2026 di Pontianak, Kalimantan Barat, tuntas digelar.
Pada AVC Men's Cup 2026, Indonesia tergabung di Pul B bersama Qatar, Korea Selatan, Pakistan, Thailand, dan Oman.
Berdasarkan peringkat dunia, Qatar menjadi tim dengan posisi tertinggi, yakni peringkat 21, diikuti Korea Selatan (26), Pakistan (44), Thailand (59), dan Oman (76).
Kini yang menjadi pertanyaan, seperti apa skuad yang akan dibawa Timnas Voli Putra Indonesia menuju India.
Potensi perombakan skuad terjadi. Hal ini dikarenakan satu pemain timnas mengalami cedera.
Pemain yang dimaksud tak lain adalah Rama Fazza Fauzan. Dia merupakan penggawa Timnas Voli Putra Indonesia yang diproyeksikan sebagai pengganti Rivan Nurmulki.
Namun kondisi terakhir, pevoli yang pada Proliga 2026 membela Surabaya Samator ini mengalami cedera patah tulang di telapak tangan kirinya.
Hal itu membuatnya akan absen di sisa laga Final Four Proliga 2026, yang masih menyisakan seri Semarang pekan ini.
Rama yang berposisi sebagai opposite, sudah menjalani penanganan cedera, dan bahkan sempat naik ke meja operasi. Namun dia membutuhkan recovery yang cukup untuk memulihkan kondisinya.
Jika tidak bisa comeback tepat waktu pada AVC Men's Cup 2026, perombakan skuad sangat dimungkinkan untuk terjadi, khususnya menggantikan peran Rama Fazza Fauzan.
Baca juga: Spoiler 5 Pemain untuk Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Cup 2026 versi Boy Arnez
Munculnya Satu Nama Pemain Muda
Dalam sudut pandang asisten pelatih Timnas Voli Putra Indonesia, Erwin Rusni, sistem regenerasi yang dilakukan PBVSI sudah tepat.
Namun dalam pembangunan skuad, tidak perlu dilakukan potong generasi, seperti yang pernah dilakukan Shin Tae-yong di cabang olahraga sepak bola.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Selebrasi-para-pemain-Timnas-Voli-Putra-Indonesia-setelah-mencetak-poin.jpg)