Thomas dan Uber Cup
Peta Kekuatan Sektor Tunggal Thomas Cup 2026: Shi Yu Qi Berbahaya, Ubed Mengejutkan
Shi Yu Qi dinilai jadi pemain tunggal berbahaya di Thomas Cup 2026, level berbahaya Ginting tergusur oleh Zaki Ubaidillah.
Ringkasan Berita:
- Daren Liew menganggap Moh. Zaki Ubaidillah lebih berbahaya ketimbang Ginting
- Shi Yuqi (China) dinilai sebagai tunggal putra dengan level tertinggi saat ini
- Malaysia melakukan rotasi strategi dengan menempatkan Lee Zii Jia sebagai tunggal ketiga
TRIBUNNEWS.COM - Peta kekuatan sektor tunggal putra dalam gelaran Thomas Cup 2026 paling sulit diprediksi.
Di tengah determinasi Shi Yuqi yang kokoh sebagai tumpuan China, sorotan mengarah pada tim Thomas Indonesia.
Bukan lagi soal Jonatan Christie atau kembalinya Anthony Ginting, melainkan adanya ancaman baru, Moh. Zaki Ubaidillah.
Pelatih tim nasional Malaysia, Daren Liew, memberikan pandangan mengenai persaingan yang disebutnya sangat cair tahun ini.
Baginya, meski Indonesia masih mengandalkan sosok familiar, kehadiran talenta muda di urutan tunggal menarik untuk diwaspadai.
Dominasi Shi Yuqi
Daren Liew mengakui bahwa untuk saat ini, tunggal putra nomor satu dunia, Shi Yuqi, berdiri di kelas yang berbeda.
"Jika Anda melihat semua pemain tunggal papan atas, Yuqi selangkah di depan. Dia memiliki pengalaman luar biasa untuk memimpin Tiongkok," ujar Daren mengutip The Star.
Keunggulan Yu Qi semakin terasa menyusul absennya sang rival abadi, Viktor Axelsen, yang secara resmi telah gantung raket akibat cedera punggung kronis.
Kondisi ini membuat pertarungan di level tunggal pertama menjadi medan tempur bagi nama-nama seperti Jonatan Christie (Indonesia), Kunlavut Vitidsarn (Thailand), Anders Antonsen (Denmark), hingga Leong Jun Hao yang menjadi andalan baru Malaysia.
Baca juga: Kekhawatiran Thailand Jelang Lawan Indonesia di Thomas Cup 2026, Pemain Andalan Berisiko Absen
Ancaman Zaki Ubaidillah
Namun, fokus Daren Liew tidak berhenti pada jajaran tunggal pertama. Ia menaruh kewaspadaan ekstra pada komposisi tunggal putra Indonesia.
Kembalinya Ginting untuk memperkuat tim memang memberikan warna tersendiri, ia diprediksi akan mengisi slot tunggal ketiga.
Tapi bagi Daren, bahaya besar justru ada pada sosok Moh. Zaki Ubaidillah alias UBed yang kini merangksek naik di posisi tunggal kedua.
Ubed yang menunjukkan performa impresif dalam beberapa turnamen terakhir, dianggap sebagai paket kejutan yang berbahaya.
Penempatannya di atas Ginting dalam susunan pemain (order of play) menunjukkan kepercayaan tinggi PBSI terhadap sang pemain muda.
"Anthony (Ginting) memang wajah yang sudah sangat kita kenal, namun menurut saya, pemain muda di atasnya, Moh (Zaki Ubaidillah), sama bahayanya, bahkan bisa lebih merepotkan," tegas Daren Liew.