Kamis, 23 April 2026

Thomas dan Uber Cup

Senjata Rahasia Tim Korea di Thomas Cup 2026: Kompatriot Kim/Seo di Sektor Tunggal

Lama dianggap sebagai titik lemah, sektor tunggal putra Korea Selatan kini punya jagoan baru untuk menghadapi Thomas Cup 2026.

Ia sempat tersandung di laga pembuka melawan Lee Cheuk-yu (Hong Kong).

Lalu Yoo menunjukkan mental baja dengan menumbangkan nama-nama besar seperti Lin Chen-yu (Taiwan/Peringkat 8), Ayush Shetty (India/Peringkat 18), hingga pemain tuan rumah Wang Cheng Xing (China/Peringkat 27).

Berkat kontribusi luar biasanya, tim putra Korea Selatan berhasil mengamankan medali perunggu.

Sebuah pencapaian yang semula dianggap mustahil tanpa kekuatan penuh di sektor ganda.

Memutus Rantai Kelemahan

Park Joo-bong berharap performa impresif di Qingdao bisa terulang atau bahkan meningkat di kancah Thomas Cup 2026.

Baginya, Yoo Tae-bin adalah jawaban atas masalah menahun bulu tangkis Korea Selatan di sektor tunggal putra.

Secara historis, Korea memang belum pernah meraih medali emas di Olimpiade atau Asian Games untuk nomor tunggal putra.

Prestasi tertinggi masih tertahan di medali perak lewat Son Seung-mo (Athena 2004) dan Lee Hyun-il (Busan 2002).

Park menginginkan sosok pemimpin di lapangan putra yang setara dengan dominasi yang ditunjukkan oleh Ahn Se-young di sektor putri.

"Tae-bin berhasil mengalahkan lawan-lawan yang secara peringkat jauh lebih unggul di Kejuaraan Beregu Asia."

"Sama seperti kita memiliki kartu as yang pasti pada diri An Se-young di tunggal putri, dia (Yoo Tae-bin) perlu menjadi jangkar yang kokoh bagi tim di sektor tunggal putra," tegas Park Joo-bong.

(Tribunnews.com/Niken)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved