Thomas dan Uber Cup
Perasaan Aneh dan Tekanan Mental Berbeda Dirasakan Lee Zii Jia di Thomas Cup 2026
Peran baru sebagai tunggal ketiga jadi pemicu Lee Zii Jia mengaku ada perasaan aneh dan tekanan tak biasa di Thomas Cup 2026.
Ia sadar bahwa performanya sepanjang awal tahun 2026 masih jauh dari kata memuaskan.
Dari enam turnamen yang diikuti sejak Malaysia Open Januari lalu, ia hanya sekali menembus perempat final, tepatnya di Thailand Masters.
"Maksud saya, tentu jika Anda melihat peringkat, kami berada dalam posisi yang tidak menguntungkan. Saya tidak ingin menjelaskan banyak hal, biarkan hasil pertandingan nanti yang berbicara," tegas juara All England 2021.
Lampu Hijau Kebugaran Fisik
Kabar baiknya, badai cedera yang menghantui Zii Jia sejak akhir 2024 mulai mereda.
Setelah sempat berkutat dengan cedera pergelangan kaki yang kambuhan serta masalah punggung yang memaksanya menepi total di akhir tahun lalu, Zii Jia merasa kondisinya kini berada di jalur yang benar.
Program pemusatan latihan tim nasional di Herning, Denmark, sebelum bergeser ke Horsens, diklaim telah meningkatkan konsistensi permainannya.
Selain itu, suasana positif di dalam camp Malaysia menjadi suntikan moral berharga. Kedekatan antar-pemain dianggap mampu mempererat persatuan tim sebelum menghadapi laga-laga krusial.
Malaysia akan memulai petualangan mereka di Grup B dengan menghadapi Inggris pada Sabtu (25/4/2026).
Setelah itu, mereka dijadwalkan menjajal kekuatan Finlandia pada Senin (27/4/2026), sebelum melakoni laga penentuan juara grup melawan raksasa Asia, Jepang, pada Rabu (29/4/2026).
(Tribunnews.com/Niken)