Hasil Final Campus League Surabaya: Ubaya Sapu Bersih Gelar, Juara Putra dan Putri
Ubaya tampil dominan di turnamen Campus League Surabaya 2026, meraih double winner dengan kemenangan telak di tim putra dan tim putri
Secara keseluruhan, Regional Surabaya diikuti oleh 24 tim (16 putra dan 8 putri) dari 17 perguruan tinggi.
CEO Campus League, Ryan Gozali, menilai kompetisi berjalan kompetitif dan menjadi momentum penting dalam menghidupkan kembali ekosistem basket kampus di Jawa Timur, yang sempat mengalami stagnasi.
Stimulasi Ekosistem Basket di Surabaya
Ryan Gozali menyebut kompetisi di Regional Surabaya berjalan dengan lancar dengan antusiasme yang besar dari perguruan tinggi dan para student-athlete di Jawa Timur dan sekitarnya.
Sejak dimulai Rabu (22/4), sebanyak 16 tim putra dan 8 tim putri dari 17 perguruan tinggi telah ambil bagian.
Ryan mengatakan meski rentang kualitas antar tim peserta di Regional Surabaya cukup beragam, namun hal itu merupakan dinamika yang justru jadi tantangan bersama untuk terus melakukan peningkatan dalam pembinaan dan kompetisi yang lebih baik agar kualitas tim basket kampus di Surabaya semakin merata.
“Justru kita berharap dengan Campus League ini ekosistem olahraga di kampus ini jadi termotivasi. Ada pergerakan-pergerakan baru. Saya mengamati dari tahun 2012 di Jawa Timur itu secara tradisional ada Ubaya dan Unair yang kuat. Tapi karena ada kekosongan (kompetisi) cukup lama, jadi petanya agak berubah. Maka kemudian kita ingin agar ini menjadi stimulasi baru untuk ekosistem basket, tidak hanya Surabaya, tapi juga seluruh Indonesia,” jelas Ryan.
Dalam kesempatan yang sama Wakil Rektor IV Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Prof Dr Dwi Cahyo Kartiko SPd MKes, menyampaikan apresiasi terhadap Campus League sebagai wadah kompetisi dan prestasi para mahasiswa di Surabaya dan sekitarnya.
Ia mengaku bangga, meski Tim Putra Unesa hanya meraih juara ketiga, namun di sisi lain berhasil menjadi tuan rumah yang baik sekaligus berkolaborasi untuk ikut menstimulasi kembali ekosistem basket di Surabaya.
“Kami bersyukur dan berterima kasih dipercaya sebagai tuan rumah Campus League Basket di Surabaya. Ini menjadi komitmen dan semangat kami di Unesa sebagai kampusnya para juara. Untuk saat ini, lumayan kami masih bisa meraih peringkat ketiga. Ini menjadi sengatan bagi kami untuk lebih intensif lagi supaya bisa bersaing di level atas di tahun-tahun berikutnya. Saya juga ingin mengajak untuk generasi muda para mahasiswa untuk ikut di Campus League. Karena melalui olahraga dan berkompetisi merupakan sarana pembentukan karakter yang sesungguhnya,” urai Dwi Cahyo.
Adapun Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo, menjelaskan kalau semangat sportivitas dan energi tinggi di lapangan ini juga sejalan dengan visi pihaknya yang hadir sebagai mitra pendukung utama kompetisi untuk menyemarakkan Campus League di setiap kota, termasuk Surabaya.
Melalui kompetisi ini, kata dia, pihaknya berkomitmen menghadirkan warna baru dengan memperkenalkan berbagai inovasi teknologi yang lekat dengan gaya hidup anak muda, memastikan ajang ini menjadi panggung prestasi yang modern dan inspiratif.
"Kami ingin mengambil bagian agar kompetisi ini lebih dari sekadar ajang olahraga, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk mengadopsi teknologi berkelanjutan yang fungsional,” ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/partai-final-Campus-League-Basketball-Regional-Surabaya.jpg)