Kamis, 30 April 2026

Thomas dan Uber Cup

PBSI Evaluasi Kegagalan Tim Thomas Indonesia di Fase Grup, Eng Hian Minta Maaf

Eng Hian menilai Prancis memiliki keuntungan dari segi komposisi pemain, terutama dengan keberadaan Popov bersaudara

Tayang:
Tribunnews.com/Dok: PBSI
TELAN KEKALAHAN - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, gagal menyumbangkan poin pada laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026 melawan Prancis usai kalah dari Christo Popov lewat pertarungan dua gim dengan skor 19-21, 14-21 di Horsens, Denmark, Selasa (28/4/2026). dok: PBSI 

Kondisi tersebut membuat Prancis lebih fleksibel dalam menentukan susunan pemain.

Menurutnya, tiga partai awal yang didominasi sektor tunggal berlangsung cukup berimbang jika melihat ranking dunia maupun rekor pertemuan para pemain.

Indonesia sebenarnya sempat memiliki peluang mencuri poin melalui Anthony Sinisuka Ginting.

Namun, Ginting mengalami masalah fisik pada akhir gim ketiga setelah sempat terjatuh dan mengalami kram saat menghadapi Toma Junior Popov.

Kondisi tersebut membuat pergerakan dan akurasi pukulan Ginting menurun hingga akhirnya kalah tipis 20-22 pada gim penentuan.

Selain itu, harapan Indonesia untuk memperpanjang peluang lolos juga sempat bertumpu pada pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di partai keempat.

Padahal, secara rekor pertemuan, Sabar/Reza unggul 2-0 atas pasangan Eloi Adam/Leo Rossi.

Namun dalam pertandingan tersebut, pasangan Indonesia gagal tampil maksimal akibat tekanan lawan dan permainan yang kurang berkembang.

Satu-satunya poin Indonesia saat melawan Prancis akhirnya disumbangkan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Mereka sukses mengalahkan Popov bersaudara lewat pertarungan rubber game.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved