Thomas dan Uber Cup
Gelar Uber Korea Sejajar dengan Indonesia, Efek Kim Ga-eun Diparkir Lawan Srikandi Berujung Indah
Efek diparkirnya Kim Ga-eun lawan Indonesia di semifinal Uber Cup 2026, Kompatriot An Se-young bantu Korea kalahkan China di final.
Ringkasan Berita:
- Efek tunggal putri Korea, Kim Ga-eun diparkir lawan Indonesia berujung indah bagi Negeri Ginseng di final Uber Cup 2026
- Kemenangan Kim atas peraih emas Olimpiade Tokyo, Chen Yu Fei, di final Uber Cup 2026 suntikan motivasi Korea
- Ganda kedua Korea memastikan kemenangan sekaligus gelar Uber ketiga mereka yang akhirnya menyamai koleksi Srikandi Merah-Putih
TRIBUNNEWS.COM - Korea Selatan sukses mengukuhkan diri sebagai juara Uber Cup 2026 setelah menumbangkan China dalam partai final dengan skor 3-1, Minggu (3/5/2026).
Di balik raihan gelar Uber ketiga mereka tersebut, ada satu nama yang menjadi sorotan utama yakni pemain tunggal kedua Korea, Kim Ga-eun.
Keputusan tim pelatih untuk memarkir Kim saat laga semifinal melawan Indonesia ternyata menjadi berkah tersembunyi.
Absennya Kim di laga kontra Merah Putih bukan sekadar rotasi biasa, melainkan strategi yang akhirnya berbuah manis.
Kim kembali ke lapangan di partai final dengan energi yang cukup dan motivasi membara untuk membantu rekan setimnya.
Kim Ga-eun: Dari Cadangan Menjadi Pahlawan
Setelah skor imbang 1-1 antara Korea dan China, Kim Ga-eun turun ke lapangan dengan beban berat.
Lawannya bukan sembarangan. Sang pemegang medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Chen Yu Fei.
Menariknya, Kim tampil menggila. Ia menunjukkan level determinasi dan kontrol permainan yang jarang terlihat sebelumnya.
Kim berhasil mendikte permainan dan melibas Chen Yu Fei lewat kemenangan straight game.
Kemenangan ini menjadi titik balik krusial yang meruntuhkan mental skuad Negeri Tirai Bambu sekaligus membuka jalan bagi rekan-rekannya untuk memastikan gelar juara.
Baca juga: Hasil Final Uber Cup 2026 Hari Ini: Korea Selatan Juara Selevel Indonesia, China KO 3-1
Menanggapi performa gemilangnya, Kim Ga-eun mengakui bahwa momen diparkir saat semifinal melawan Indonesia justru menjadi modal utama baginya.
"Saya tidak masuk dalam lineup saat melawan Indonesia di semifinal karena performa saya kurang maksimal di pertandingan-pertandingan awal," ungkap Kim mengutip BWF.
"Namun, hal itu justru membantu saya menghemat energi untuk hari ini (final). Itu juga menjadi motivasi yang sangat besar bagi saya di lapangan. Jadi, saya sangat bahagia," tambahnya.
Kekalahan ini diakui oleh Chen Yu Fei. Jagoan China itu menyebut Kim tampil jauh lebih sabar dan taktis di atas lapangan.
"Dia bermain sangat sabar. Saya melakukan terlalu banyak kesalahan sendiri. Saya terlalu banyak berpikir dan kecepatan saya juga menurun."