Selasa, 5 Mei 2026

BWF World Tour

Media Korea Selatan Soroti Kritikan China soal Selebrasi An Se-young di Final Uber Cup

Media Korea soroti kritikan China yang meluncurkan serangan verbal terhadap An Se-young yang menyebut selebrasinya provokatif.

Tayang:
Penulis: Niken Thalia
Editor: Dwi Setiawan

Ringkasan Berita:
  • Media China meluncurkan kritik keras terhadap selebrasi emosional Ahn Se-young yang dianggap provokatif
  • An Se-young tampil dominan melumat Wang Zhiyi lewat skor telak 2-0 di final Uber Cup 2026
  • Berbeda dengan narasi media negaranya, Wang Zhiyi justru dipuji media Korea karena sikap sportifnya

TRIBUNNEWS.COM - Media dan publik China dilaporkan meluncurkan kritik tajam terhadap tunggal putri nomor satu dunia, An Se-young setelah Uber Cup 2026 yang dinilai tidak masuk akal bagi Media Korea Selatan.

Atlet yang dijuluki bocah ajaib itu dituding melakukan selebrasi berlebihan yang dianggap mencederai martabat lawan usai memenangi partai final Uber Cup 2026.

Laga yang berlangsung di Horsens, Denmark, pada Minggu (3/5/2026) lalu sebenarnya menjadi panggung pembuktian betapa digdayanya hn Se-young.

Menghadapi tunggal putri andalan Negeri Tirai Bambu, Wang Zhiyi, An Se-young melumat atlet peringkat dua dunia itu dengan skor telak 21-10, 21-13.

Dominasi An Se-young sudah terlihat sejak awal gim pertama saat ia memimpin jauh 7-1, dan berlanjut hingga gim kedua dengan keunggulan awal 5-0 tanpa perlawanan berarti.

Kemenangan ini sekaligus mempertajam rekor pertemuan An Se-young atas Wang menjadi 20 kemenangan berbanding 5 kekalahan.

Namun, bukan skor telak itu yang memicu amarah publik China, melainkan apa yang dilakukan An Se-young tepat setelah shuttlecock terakhir menyentuh lantai.

lihat fotoSELEBRASI - Tunggal putri Korea Selatan, An Se-young mengekspresikan kegembiraanya setelah menjuarai Malaysia Open 2026 dengan mengalahkan Wang Zhi Yi (China) dalam babak final di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (11/1/2026). Dok/BWF
SELEBRASI - Tunggal putri Korea Selatan, An Se-young mengekspresikan kegembiraanya setelah menjuarai Malaysia Open 2026 dengan mengalahkan Wang Zhi Yi (China) dalam babak final di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (11/1/2026). Dok/BWF

Selebrasi An Se-young Dinilai Provokatif

Begitu kemenangan terkunci, An Se-young tidak bisa menyembunyikan luapan emosinya. Ia berlari mengitari lapangan sembari mengacungkan raketnya tinggi-tinggi.

Teriakan keras dilepaskan tepat di hadapan rekan-rekan setimnya sebagai bentuk pelampasan beban berat yang ia pikul selama turnamen beregu ini.

Namun, bagi media China, pemandangan itu adalah sebuah penghinaan.

Media Korea, OSEN, mengutip laporan dari Tencent News, platform olahraga besar di China seperti Leisu Sports dan Zhibova meluapkan kemarahan mereka.

"Momen yang membawa atmosfer ke puncaknya bukanlah skor pertandingan, melainkan selebrasi agresif An Se-young setelah kemenangan," tulis media tersebut.

Baca juga: Uber Sudah 2 Kali, Ini Gelar Juara yang Belum Diraih An Se-young, Menanti Setahun Lagi di Jakarta

Mereka menyebut An Se-young tidak menunjukkan kesopanan karena tidak segera memberikan anggukan kepala kepada wasit atau penonton.

Melainkan justru membuka mulutnya lebar-lebar dan meraung seolah meratap, dengan otot-otot wajah yang tegang dan mata yang penuh agresivitas.

"Bahkan jika Anda menang, pertahankanlah setidaknya martabat kemanusiaan yang minimal."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved