MotoGP
MotoGP Prancis 2026 - Kasihan Marc Marquez, Balapan Pakai Motor Bukan Traktor
Marc Marquez bidik kemenangan pertama musim ini menggunakan motor traktor pada seri MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans.
Ringkasan Berita:
- Jorge Lorenzo memberikan komentar menyentil Ducati jelang MotoGP Prancis 2026 dengan menyebut Desmosedici GP26 seperti traktor
- Jorge Lorenzo menyayangkan kondisi cedera jadi penghambat terbesar Marc Marquez di MotoGP 2026
- Marc Marquez masih belum meraih kemenangan pada balapan utama musim ini
TRIBUNNEWS.COM - Legenda sekaligus juara dunia MotoGP 3 kali, Jorge Lorenzo, mencoba 'menggelitik' Ducati menjelang seri kelima MotoGP 2026 di Prancis.
Jorge Lorenzo, dengan karakternya yang terbuka dan ceplas-ceplos dalam mengutarakan pendapat, menilai motor Ducati saat ini, Desmosedici, tak ubahnya sebagai traktor yang di ajak balapan.
Situasi ini menjadi penghambat Marc Marquez, selain cedera lengannya, untuk tampil maksimal pada MotoGP Prancis 2026.
Balapan MotoGP Prancis 2026 dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Le Mans, Jumat (8/5) hingga Minggu (10/5). Ini menjadi seri kelima, sekaligus kesempatan bagi Marc Marquez meraih kemenangan perdananya di edisi 2026.
Marc Marquez masih mengalami paceklik kemenangan di main race MotoGP 2026, sekalipun sudah mengemas sepasang podium utama pada balapan ekstra Grand Prix Brasil dan Spanyol.
Cedera lengan yang mendera MM93 menjadi faktor utama. Imbasnya, The Baby Alien tidak bisa mendorong kemampuan Desmosedici sampai batas maksimal.
Hal itu disadari benar oleh Por Fuera, julukan Jorge Lorenzo.
"Karena lengan itu, dia (Marc Marquez-red) tidak memiliki kekuatan fisik untuk memacu motor hingga batas maksimal saat pengereman dan saat memasuki tikungan seperti yang dia lakukan sebelumnya. Dia tidak mau membicarakannya," nilai Jorge Lorenzo dalam podcast di YouTube Dura La Vita, 2 Mei lalu.
"Secara teknis di lintasan, Marc masih menjadi yang terbaik. Tetapi kondisinya jelas, Marco Bezzecchi memimpin perburuan gelar juara dunia."
Keterpurukan Marquez semakin menjadi, ketika motor Ducati, Desmosedici tidak memberikan 'dukungan' secara maksimal. Artinya secara pengembangan, GP26 Ducati masih tertinggal dari RS-GP milik Aprilia.
"Jika Ducati meningkat 0,1 detik, Aprilia meningkat 0,3 detik. Aprilia telah melangkah tiga langkah ke depan sementara Ducati hanya satu langkah," sambungnya.
Baca juga: Vinales Absen, Dani Pedrosa Ogah Turun Gantikan Balapan di MotoGP Prancis 2026
Motor Ducati seperti Traktor
Dominasi Marco Bezzecchi bersama motor Aprilia bukannya tanpa bukti.
Tiga seri pertama MotoGP 2026 semuanya disapu Bezzecchi dengan kemenangan untuk balapan utamanya. Baru kemudian pada GP Spanyol di Sirkuit Jerez, adik Marc Marquez, Alex Marquez sukses menjadi pemenang.
Hal itu tidak bisa dijadikan patokan.
Jorge Lorenzo yang dalam karier MotoGP-nya pernah membalap bagi Yamaha, Ducati, dan Honda, mengetahui pasti seperti apa peningkatan kualitas RS-GP.
Sebaliknya, juara dunia MotoGP 3 kali ini mengklaim motor Ducati tak ubahnya seperti traktor yang diajak balapan.
"Saya melihatnya (motor Aprilia-red) di tikungan, di lintasan lurus, motornya menakutkan, menempel erat di aspal dan berputar seperti motor mini," nilai Por Fuera.
"Sementara (motor-red), Ducati tampak seperti traktor," ucap empunya nomor balap #99.
Apa yang disampaikan oleh Lorenzo cukup unik. Di September 2025 lalu, tepatnya saat Marc Marquez mendominasi untuk menyegel gelar juara dunia MotoGP ketujuhnya, Lorenzo memberikan perumpamaan menggelitik.
Dia menyebut Marc Marquez akan selalu memenangkan balapan, sekalipun menggunakan traktor.
Apa yang disampaikan legenda MotoGP asal Spanyol initak ubahnya kiasan belaka. Namun juga menunjukkan bagaimana superioritas dan kualitas MM93.
Akan tetapi, kini Marc Marquez bisa apa di lintasan balap dengan motor Ducati yang seperti traktor? Jawabannya, masalah cedera menjadi penyebab utama mengapa The Baby Alien hingga kini masih keteteran.
(Tribunnews.com/Giri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Momen-Marc-Marquez-kiri-bertemu-dengan-crew-chiefnya-Marco-Rigamonti-tengah.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.