Kamis, 14 Mei 2026

Voli

Mega dan Bukilic Pilih Jalan Berbeda, Liga Voli Korea 2026/27 Panggung Duel Eks Jagoan Red Sparks

Perbedaan jalan Megawati dan Bukilic menjadikan Liga Voli Korea Putri musim 2026/27 jadi panggung duel mereka setelah jadi rekan setim.

Tayang:

Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM - Gelaran Liga Voli Korea Putri 2026/27 mendatang cukup menarik karena dua pemain asing andalan Red Sparks bakal bersaing karena memilih tim yang berbeda.

Adalah Megawati Hangestri Pertiwi dan Vanja Bukilic yang akan kembali beraksi di Liga Voli Korea Putri musim depan, namun kedua pemain mengawal tim yang berbeda.

Mereka adalah sosok yang membawa Red Sparks keluar sebagai runner-up musim 2024/25. Tapi kali ini, mereka tidak lagi mengenakan seragam yang sama, melainkan berdiri di sisi net yang berseberangan.

Kilas balik ke musim 2024/25, kombinasi Mega dan Bukilic adalah momok paling menakutkan bagi pertahanan lawan.

Megatron - julukan Megawati, direkrut melalui sistem Kuota Asia, meledak dengan kekuatan serangan yang setara dengan pemain asing elit dunia hingga bertengger di peringkat ketiga pencetak poin terbanyak liga.

Di sisi lain, Bukilic menunjukkan fleksibilitas luar biasa.

lihat fotoRED SPAKRS - Pyo Seung-ju #19 selebrasi Bersama rekan-rekannya Red Sparks saat melawam Hyundai Hillstate di Play-off Liga Voli Putri Korea 2024/25 pada 25 Maret 2025 di Suwon Gymnasium. (Foto: KOVO)
RED SPAKRS - Pyo Seung-ju #19 selebrasi Bersama rekan-rekannya Red Sparks saat melawam Hyundai Hillstate di Play-off Liga Voli Putri Korea 2024/25 pada 25 Maret 2025 di Suwon Gymnasium. (Foto: KOVO)

Ia rela bertransformasi dari opposite spiker menjadi outside hitter demi memberi ruang bagi Mega, sembari memamerkan kemampuan penerimaan bola (receive) kelas.

Performa impresif Bukilic bahkan membuat pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, terpukau.

"Dia menangani penerimaan bola yang sulit sekalipun dengan sangat mudah. Dia benar-benar terlihat seperti seorang jenius bola voli," puji Kang Sung-hyung mengutip The JoongAng.

Perjalanan di Benua Biru

Setelah sukses besar di Korea, kedua pemain ini mencoba peruntungan di Eropa.

Megawati terbang ke Divisi Kedua Turki, sementara Bukilic mengadu nasib di Liga Italia. Sayangnya, realita di lapangan tidak seindah harapan.

Baca juga: 6 Pemain Kuota Asia Liga Voli Korea 2026/2027, Megawati Curi Perhatian

Mega hanya bertahan tiga bulan di Turki sebelum memutuskan pulang ke Indonesia karena alasan pribadi, panggilan tim nasional, serta pemulihan cedera lutut yang menghantuinya.

Kondisi serupa dialami Bukilic.

Meski mampu menembus peringkat ke-20 dalam daftar pencetak poin di Italia, performanya dinilai kurang menggigit dan tidak memenuhi ekspektasi publik voli Eropa.

Merasa memiliki urusan yang belum selesai di Korea, kedua pemain ini secara serentak mengejar peluang untuk kembali ke V-League.

Hyundai Hillstate dan Pertaruhan untuk Megawati

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved