Sabtu, 30 Mei 2026

MotoGP

MotoGP Italia 2026 - Cedera tapi Balapan, Bos Aprilia Kasihan Lihat Marc Marquez yang Sekarang

Bos Aprilia, Massimo Rivola, kasihan melihat kondisi Marc Marquez yang seakan dipaksakan balapan di MotoGP Italia 2026.

Tayang:
Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Tiara Shelavie
Ducati Lenovo
MARC MARQUEZ KASIHAN - Pembalap andalan Ducati Lenovo, Marc Marquez, saat menangis dihadapan petinggi dan kru Ducati dalam gelaran MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans, pada 9 Mei 2026. Bos Aprilia, Massimo Rivola, kasihan melihat Marc Marquez yang dipaksakan balapan meski kondisi fisiknya belum 100 persen fit. (Foto: DucatI) 

Ringkasan Berita:

 

TRIBUNNEWS.COM - Bos Aprilia Racing Team, Massimo Rivola, tidak tega melihat kondisi Marc Marquez saat ini yang seakan dipaksakan balapan.

Terlebih, Marc Marquez masih menjadi pembalap dan memiliki motor terbaik di grid saat ini, menjadikannya sebagai sosok nomor satu di lintasan untuk dikalahkan.

Kini, dengan kabar Marc Marquez akan kembali mengaspal pada MotoGP Italia 2026, Massimo Rivola kembali mendengungkan pembalap Ducati itu sebagai lawan terberat rider Aprilia untuk perebutan gelar juara dunia.

Tepatnya, Selasa (26/5), Ducati melalui media sosial resminya mengumumkan, bahwa Marc Marquez ikut balapan MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello akhir pekan ini.

MARC MARQUEZ - Pembalap Ducati Lenovo asal Spanyol, Marc Marquez, ketika beraksi dalam agenda tes MotoGP 2026 Sepang di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 5 Februari 2026. (Foto: Ducati Lenovo)
MARC MARQUEZ - Pembalap Ducati Lenovo asal Spanyol, Marc Marquez, ketika beraksi dalam agenda tes MotoGP 2026 Sepang di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 5 Februari 2026. (Foto: Ducati Lenovo) (Ducati Lenovo)

Hanya saja catatannya, Marc Marquez boleh balapan asal mendapatkan izin dari tim medis, mengingat dia dalam tahap recovery setelah melakukan operasi lengan dan kaki akibat crash highside di Sirkuit Le Mans beberapa waktu lalu.

Marc Marquez diharapkan bisa mengakhiri krisis pabrikan Ducati yang sepanjang MotoGP 2026 belum meraih kemenangan.

Meski begitu, Massimo Rivola merasa kasihan dengan empunya nomor #93. 

Dalam kondisi fisik yang tak fit 100 persen, Marc Marquez harus memaksakan dirinya untuk balapan. Bahkan menjadi sasaran pertama yang akan dikalahkan pembalap di lintasan.

"Pertama, saya jelas kasihan dan prihatin dengan kondisi Marc," buka Massimo Rivola dalam wawancaranya dengan Mundo Deportivo.

"Saya mendoakan yang terbaik untuknya dan bisa lekas pulih."

Massimo Rivola pun merasa tak puas, jika Aprilia melalui Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, memimpin kejuaraan dunia MotoGP 2026 tanpa mendapatkan perlawanan dari pembalap terbaik.

"Saya selalu mengatakan bahwa bagi kami sungguh luar biasa bisa menghadapi pembalap terkuat dalam beberapa tahun terakhir dengan motor terkuat dalam beberapa tahun terakhir, karena itu merupakan motivasi nyata bagi kami," sambung pria asal Italia.

Bagaimanapun, Marc Marquez tetap menjadi andalan Ducati.

Data bahwa dia belum meraih kemenangan pada balapan utama, tidak menunjukkan kualitasnya menurun. Bahkan pada sprint race musim ini, MM93 sudah meraih sepasang kemenangan pada Grand Prix Brasil dan Spanyol.

Baca juga: Beredar Daftar Pembalap di MotoGP Italia 2026: Ada Marc Marquez, Berkorban demi Atasi Krisis Ducati?

Tetap Masuk Daftar Contender Juara Dunia

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved