BWF World Tour
Fakta Kemenangan Jojo di Polytron Indonesia Open 2026, Ambisi Pecah Telur di Kandang Sendiri
Terkuak fakta setelah Jonatan Christie alias Jojo menang di babak pertama Polytron Indonesia Open 2026, ambisi juara di kandang sendiri.
Melihat ke belakang, performa pemain jebolan PB Tangkas ini di Indonesia Open memang cenderung fluktuatif dan kurang memuaskan dalam beberapa musim terakhir.
Prestasi terbaik Jojo di ajang ini tercipta pada edisi 2021, di mana ia berhasil menembus babak semifinal.
Setelah momen tersebut, grafik penampilan Jojo di Istora justru melorot. Pada tahun 2022, langkahnya langsung terhenti di babak 16 besar.
Sempat ada sinyal kebangkitan saat ia menembus perempat final pada edisi 2023, namun penampilannya kembali ambyar secara beruntun pada dua edisi berikutnya.
Jojo tercatat langsung gugur di babak pertama pada tahun 2024 dan angkat koper di babak kedua pada tahun 2025.
Kendati memiliki catatan minor pada masa lalu, tahun ini Jojo justru mendapatkan sebuah keuntungan tersembunyi.
Kegagalan prematurnya di Singapore Open 2026 pekan lalu memberikan berkah tersendiri.
Waktu pemulihan fisik (recovery) dan persiapan strategi yang jauh lebih panjang serta matang.
Jojo kini berada dalam kondisi bugar dan fokus penuh untuk membuktikan kelasnya sebagai pemain elite dunia.
Meski mengemban target tinggi untuk juara, pemain ranking atas Indonesia ini menegaskan tidak ingin membiarkan ekspektasi tersebut berbalik menjadi beban mental.
"Terlepas dari itu saya ingin fokus menjalani pertandingan satu demi satu terlebih dahulu," pungkas Jojo.
(Tribunnews.com/Niken, Abdul Majid)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Jonatan-Christie-Menang-Mudah-dari-Tunggal-Singapura_20260602_185555.jpg)