MotoGP
Bukan Geng Marc Marquez yang Fenomenal, Aksi Marco Bezzecchi dapat Acungan Jempol
Marco Bezzecchi mendapatkan aplaus dari manajer MotoGP Carlo Pernat karena sukses memimpin perebutan juara dunia MotoGP 2026.
Ringkasan Berita:
- Manajer pembalap MotoGP, Carlo Pernat mengacungi jempol atas sukses Marco Bezzecchi yang kini memimpin perebutan gelar juara dunia
- Carlo Pernat menganggap apa yang diperlihatkan Marco Bezzecchi sangat sensasional karena bukan termasuk golongan pembalap fenomenal
- Pembalap fenomenal MotoGP kini menurut Carlo Pernat dihuni oleh Marc Marquez, Fabio Quartararo, dan Pedro Acosta
TRIBUNNEWS.COM - Acungan jempol diberikan mantan tangan kanan Valentino Rossi, Carlo Pernat, kepada pemuncak klasemen sementara MotoGP 2026, Marco Bezzecchi.
Dalam penilaiannya, merupakan sesuatu yang fantastis Marco Bezzecchi bisa memimpin kejuaraan dunia MotoGP 2026, meskipun pembalap Aprilia Racing Team ini bukan kelompok "fenomenal".
Dalam lingkup Carlo Pernat, pembalap MotoGP 2026 yang bisa dikategorikan pembalap fenomenal hanya ada tiga. Adalah Marc Marquez, Fabio Quartararo, dan Pedro Acosta.
MM93 tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Langsung menjadi juara dunia MotoGP saat debutnya di musim 2013, menjadi bukti paling sahih atas kualitas pembalap asal Catalunya tersebut.
Tercatat, Marc Marquez yang masih menggawangi Ducati Lenovo Team, kini memiliki 7 gelar juara dunia MotoGP.
Sementara Fabio Quartararo juga sensasional, Menjadi juara dunia MotoGP 2021 di tengah kebangkitan Ducati, bukan perkara yang mudah.
Apalagi pembalap asal Nice, Prancis ini disebut-sebut sebagai rider dengan skill menggeber kuda besi terbaik kedua setelah Marc Marquez.
Wajar kemudian empunya nomor #20 ini sangat frustrasi mengalami keterpurukan dengan Yamaha setidaknya dalam tiga musim terakhir. Statusnya sebagai pembalap dengan bayaran tertinggi saat ini tidak bisa menutupi kekecewannya terhadap pengembangan motor M1.
Terakhir adalah Pedro Acosta.
Meski belum memaksimalkan talenta yang dimiliki, pembalap asal Murcia, Spanyol itu dipandang sebagai salah satu ikon masa depan MotoGP.
Dan yang paling menarik adalah kepindahannya ke Ducati pada MotoGP 2026, yang bisa menempatkannya sebagai contender kuat dalam perebutan gelar juara dunia.
"Bezzecchi luar biasa. Saya sangat senang untuknya, karena dia bukan dari kategori pembalap fenomenal. Seperti yang Anda ketahui, ada tiga pembalap fenomenal di MotoGP sekarang, Marquez, Acosta, dan Quartararo," ucap Carlo Pernat dalam wawancaranya dengan GPOne.
Meraih empat kemenangan dari tujuh seri yang dilalui, membuktikan dominasi Marco Bezzecchi saat ini.
Baca juga: MotoGP Hungaria 2026 Akhir Pekan Ini: Aprilia Punya Modal Mentereng, Ducati Masih Cari Cara
Dia mengemas 173 poin, unggul 17 angka dari rekan setimnya di Aprilia, Jorge Martin yang berada di posisi kedua.
Adapun pembalap penunggang motor Ducati dengan posisi terbaik di klasemen adalah Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team.
Rider yang akrab dengan sapaan Diggia ini mengemas 134 poin.
Aprilia di Atas Ducati
Seperti yang diungkapkan oleh petinggi Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, yang menyebut Aprilia satu tingkat lebih baik dari Ducati dalam hal pengembangan motor.
Hal tersebut diamini oleh Carlo Pernat. Jika ada pabrikan yang paling rugi dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 itu bukan Ducati, melainkan Aprilia.
"Saya pikir Aprilia adalah tolok ukur saat ini. Menjadi tolok ukur setelah apa yang telah dilakukan Ducati di masa lalu sangatlah sulit," nilai pria yang menjadi manajer dari Enea Bastianini
"Mereka telah mencapainya. Saat ini, hanya Aprilia yang bisa kehilangan kejuaraan . Kami tentu sudah mencapai sepertiga jalan, tetapi dua pembalap seperti Bezzecchi dan Martín saat ini lebih unggul dari yang lain," tegasnya.
RS-GP Aprilia tidak hanya unggul dalam hal top speed. Namun untuk cornering, kuda besi mereka jauh lebih mudah untuk menikung dibanding Desmosedici Ducati.
Keunggulan Aprilia yang 'ramah' terhadap semua lintasan, menjadikan pabrikan Noale sukses menempatkan sepasang pembalap mereka dalam pacu jalur perebutan juara dunia musim ini.
(Tribunnews.com/Giri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Marquez-vs-Bezzecchi-sprint-race-MotoGP-Jerman-2025.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.