Senin, 8 Juni 2026

BWF World Tour

2 Pebulu Tangkis Muda Bersinar di Polytron Indonesia Open 2026: Ada Jagoan Thailand & Wakil Kanada

2 pemain muda dari Thailand dan Kanada bersinar ketika membuat rentetan kejutan di Polytron Indonesia Open 2026 hingga ke semifinal.

Tayang:
Penulis: Niken Thalia
Editor: Drajat Sugiri
Dok/BWF
VICTOR LAI - Pemain tunggal putra Kanada, Victor Lai, saat mengikuti gelaran BWF World Tour bertajuk Malaysia Open 2026 pada 6-11 Januari 2026 di Axiata Arena, Malaysia. 2 pemain muda bersinar di Polytron Indonesia Open 2026. (Foto: BWF) 

Ringkasan Berita:
  • Panitchaphon Teeraratsakul berhasil menembus semifinal level Super 1000 pertamanya
  • Victor Lai sukses melaju ke semifinal Polytron Indonesia Open 2026 untuk menantang veteran Chou Tien Chen
  • Kedua pemain muda tersebut mengaku harus berjuang keras di tengah kondisi gemuruhnya Istora

TRIBUNNEWS.COM - Panggung semifinal Polytron Indonesia Open 2026 tidak hanya menyajikan duel para veteran, tetapi juga menjadi arena pembuktian bagi dua bintang muda yang sedang naik daun, Sabtu (6/6/2026).

Perjuangan Panitchaphon Teeraratsakul (Thailand) dan Victor Lai (Kanada) di nomor tunggal putra mengunci tiket semifinal turnamen level Super 1000 ini dengan performa yang luar biasa.

Polytron Indonesia Open 2026 saksi taji dua pemain muda ini menyala walau harus menghadapi deretan unggulan sejak babak awal dimulai.

Selain itu, gemuruhnya Istora Senayan, Jakarta, jadi ujian berat mereka sebagai delegasi yang baru merasakan debut di Polytron Indonesia Open 2026.

Teeraratsakul Hancurkan Juara Singapore Open

Musim sensasional Teeraratsakul tampaknya masih jauh dari kata usai.

Pebulu tangkis muda asal Thailand ini terus mekar dan mengukir tinta emas dalam kariernya setelah berhasil menembus babak semifinal Super 1000 untuk pertama kalinya di Polytron Indonesia Open 2026.

Pemain yang kini menduduki peringkat 22 dunia tersebut memang sedang menikmati tahun pembawa hoki di World Tour.

Langkah impresifnya musim ini diawali saat ia keluar sebagai runner-up di Indonesia Masters yang juga digelar di Istora, sebelum kemudian melesat ke dua babak final turnamen lainnya.

Pada laga perempat final, pemain kidal ini sukses menjinakkan juara Singapore Open, Alex Lanier, pemain muda Prancis yang juga sedang dalam performa terbaiknya.

Meski sempat mengalami penurunan performa di gim kedua, Teeraratsakul berhasil bangkit dan mendominasi laga.

Lanier pun tanpa ragu memuji habis-habisan kualitas Teeraratsakul setelah pertandingan.

Baca juga: Konsistensi Goh/Nur Berlanjut, Selamatkan Wajah Malaysia di Polytron Indonesia Open 2026

"Sangat sulit bermain dalam kondisi seperti itu, sangat sulit untuk melakukan lift (pukulan melambung), dan saya rasa kondisi ini sangat cocok dengan gaya permainannya," ujar Lanier mengutip BWF.

"Dia sangat bagus di depan net, dan dia memiliki smash yang bagus, itu sudah pasti. Jadi, ketika semua strateginya berjalan lancar, dan ketika Anda memberikan lift yang tanggung, dia akan menjadi sangat bagus dan sangat bertenaga."

"Jadi ya, saya tidak terkejut dia bisa berada di level ini, karena secara keseluruhan sangat, sangat sulit untuk melawannya. Dia sangat hebat," tegas Lanier soal Teeraratsakul.

Mental Baja Victor Lai

Cerita berbeda datang dari rising star lainnya, Victor Lai. Atlet muda asal Kanada ini akan menantang pebulu tangkis veteran asal Taiwan, Chou Tien Chen, di babak semifinal.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved