Senin, 15 Juni 2026

BWF World Tour

Cerita Sabar/Reza Soal Beratnya Shuttlecock Australian Open

Reza menambahkan, berat shuttlecock yang digunakan pada turnamen Australian Open kali ini menguntungkan lawan dari segi permainan.

Tayang:
Tribunnews.com/Dok: PBSI
GAGAL JUARA - Perjuangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani untuk membawa pulang gelar Australian Open 2026 harus terhenti di partai puncak. Sabar/Reza finis sebagai runner-up setelah takluk dari pasangan China, Chen Bo Yang/Liu Yi, dengan skor 15-21, 19-21 di Sydney, Minggu (14/6/2026). Dok: PBSI 

Cerita Sabar/Reza Soal Beratnya Shuttlecock Australian Open yang Bikin Mereka Hilang Fokus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perjuangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani untuk membawa pulang gelar Australian Open 2026 harus terhenti di partai puncak.

Sabar/Reza finis sebagai runner-up setelah takluk dari pasangan China, Chen Bo Yang/Liu Yi, dengan skor 15-21, 19-21 di Sydney, Minggu (14/6/2026).

Meski gagal meraih gelar juara, pencapaian menembus final tetap menjadi hasil positif bagi pasangan unggulan ketiga tersebut.

Baca juga: Cerita Di Balik Sujud Syukur Alwi Farhan Usai Juara Australian Open 2026

Sabar/Reza menilai perjalanan mereka sepanjang turnamen dapat menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi-kompetisi berikutnya.

Reza mengakui lawan tampil lebih nyaman dengan kondisi pertandingan yang berbeda dibandingkan turnamen sebelumnya di Indonesia Open.

“Tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan ini tanpa cedera. Tadi kami awal-awal tertekan dengan pola permainan mereka,” ujar Reza.

Reza menambahkan, berat shuttlecock yang digunakan pada turnamen Australian Open kali ini menguntungkan lawan dari segi permainan.

“Di sini suasananya berbeda dengan di Indonesia Open kemarin karena di sini dari segi bola agak berat jadi sesuai dengan pola mereka. Mereka nggak gampang mati dan itu tadi bikin kami agak hilang fokus,” sambungnya.

Sementara itu, Sabar menilai pasangan China tampil lebih disiplin dan solid, terutama dalam bertahan.

Hal itu membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan terbaik sepanjang pertandingan.

“Di sini mereka main jauh lebih safe, jauh lebih rapat pertahanannya. Mereka benar-benar jauh lebih baik dari kami hari ini," kata Sabar.

Kendati gagal mengangkat trofi, hasil di Sydney memberikan suntikan kepercayaan diri bagi pasangan yang dalam beberapa bulan terakhir terus berupaya menemukan konsistensi permainan.

“Walau belum berhasil juara tapi pastinya hasil ini benar-benar sangat penting, semoga jadi titik balik kami berdua untuk perform dan lebih percaya diri di kejuaraan-kejuaraan berikutnya," pungkas Sabar.

Status runner-up Australian Open 2026 ini membuat Sabar/Reza membawa pulang poin penting dalam perburuan posisi di ranking dunia sekaligus bekal berharga untuk menghadapi rangkaian turnamen internasional selanjutnya.

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
VS
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved