Jumat, 10 April 2026

Liga Primer Indonesia

Medan Chief Ungguli Tuan Rumah Manado United 2-1

Ambisi Manado United mempertahankan tiga poin kandang dibuyarkan tamunya, Medan Chiefs, dalam laga lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI)

Editor: Toni Bramantoro

Unggul lebih dulu lewat gol Jardel Santana pada menit ke-31, tim berjuluk Badai Utara itu akhirnya menyerah 1-2. Adalah  Laakkad Abdelhadi yang menjadi pahlawan Medan Chiefs, berkat golnya pada menit ke- 43 dan 52.

Pertandingan Manado United melawan Medan Chiefs berlangsung menarik. Sejak menit-menit  awal kedua tim bergantian melakukan serangan. Ini tak lepas dari strategi bermain terbuka yang diperagakan keduanya.

Trio Andi Supendi,  Amaral, dan Jardel Santana berkali-kali merepotkan pertahanan Medan Chiefs. Pada menit ke-31, Jardel akhirnya membuka  keunggulan tuan rumah.

Ketinggalan satu gol, membuat  Medan Chiefs, yang diperkuat lima pemain asing dan  tiga pemain Indo-Belanda, meningkatkan gempuran. Meski bertahan mati-matian, toh Manado United akhirnya kebobolan dua gol Laakkad.

Pelatih Manado United, Muhammad Zein Alhadad, mengatakan dua gol itu lahir akibat miskomunikasi para pemain belakangnya. Selain itu, jujur dia  mengakui, Manado United kalah kualitas dengan tim tamu.  

"Anak-anak sudah berjuang maksimal, tapi saya akui kita kalah  kualitas individu. Lha, delapan pemain asing mereka turun sekaligus," tutur Alhadad usai pertandingan.

Delapan pemain asing yang disebut Alhadad adalah Luis Eduardo (Chile), Laakkad Abdelhadi (Maroko), Kevin Yaan (Prancis), Baihakki Khaizan dan Shahril Ishak (Singapura), serta tiga pemain Indo-Belanda yaitu Dane  Dwight Brard, Bryan Bono Brard, dan Ferd Pasaribu.

Dengan deretan pemain berkelas seperti itu, Alhadad  berani mengatakan bahwa Medan Chiefs adalah salah satu  calon juara LPI.

"Real Mataram baru saja mereka  kalahkan 3-0. Aceh juga begitu," tutur pelatih yang akrab disapa Mamak ini.

Berkaca dari kekalahan ini, Mamak menilai lini depan Manado United perlu dibenahi, termasuk penjaga gawang. Tim dari Kota Manado itu selama ini kerap mengandalkan Andi Supendi dan Amaral sebagai tombak kembar. Sementara Jardel Santana menyokong dari lini kedua.

Manado United memang masih punya Eugene Dadi, striker pinjaman dari Persibo Bojonegoro. Tapi, Mamak menilai pemain ini belum mampu menunjukkan kualitas terbaiknya.

"Lini depan perlu dibenahi. Syukur-syukur kalau ada penambahan pemain," harap mantan strikter timnas Merah-Putih ini.  

Sementara itu, CEO Medan Ciefs, Sihar Sitorus, bersyukur atas tiga poin yang berhasil diraih para pemainnya dari Stadion Klabat. Toh begitu, dia sempat kaget ketika anak-anak Medan ketinggalan lebih dulu lewat  gol Jardel  Santana.

"Pertandingan berjalan imbang dan saling terbuka. Penonton juga senang," ujar Sihar Sitorus.

Disinggung soal  pujian pelatih Manado United bahwa Medan Chiefs adalah salah satu tim calon juara LPI, Sihar tak mau jumawa. Menurut Sihar, masih banyak tim lain yang lebih kuat dan layak dikedepankan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Persib
26
19
4
3
45
14
31
61
2
Borneo FC
26
18
3
5
51
26
25
57
3
Persija Jakarta
26
16
4
6
47
25
22
52
4
Malut United
26
13
7
6
52
33
19
46
5
Bhayangkara FC
26
13
5
8
35
29
6
44
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved