Sabtu, 24 Januari 2026

Olimpiade 2012

Neymar Janji Main tak Egois Saat Final

Neymar Da Silva tak pelak adalah bintang Brasil di Olimpiade London 2012.

Penulis: Deodatus Pradipto
Editor: Toni Bramantoro

TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Neymar Da Silva tak pelak adalah bintang Brasil di Olimpiade London 2012. Terlepas dari bakat besar yang membuatnya jadi tumpuan Brasil, Neymar cenderung selfish alias dinilai cenderung bermain sendiri dan kurang memikirkan rekan setimnya. Namun, jelang final Olimpiade London 2012 di Wembley Stadium, Sabtu (11/8/2012), Neymar harus mengesampingkan karakter selfish tersebut demi menghadirkan medali emas pertama bagi Brasil.

Stadion kebanggan Inggris, Wembley, akan menjadi saksi sejarah bagi Brasil dan Meksiko. Pasalnya, kedua tim mengincar medali emas pertama di cabang sepakbola sepanjang sejarah partisipasi mereka di pesta olaharaga tertua di dunia tersebut.

Bagi Brasil, negara adidaya pada cabang sepak bola, tampil di babak final Olimpiade terakhir kali dicapai 24 tahun lalu. Brasil pun belum pernah meraih medali emas di Olimpiade, terlepas dari status juara Piala Dunia lima kali. Prestasi terbaik mereka adalah medali perak pada Los Angeles 1984 dan Seoul 1988. Wajar jika tim Samba menargetkan kemenangan atas El Tri di Wembley Stadium demi meraih emas pertama mereka.

Namun demikian, Neymar tentu harus meredam sisi selfishnya demi meraih target kejayaan tersebut. Pasalnya, status bintang yang dipuja berkat permainannya yang sangat mengedepankan skill, membuat Neymar cenderung kurang memperhatikan rekan-rekan setim. Aksi pemuda 20 tahun tersebut terlalu individual sehingga cenderung memaksakan memenangi duel melawan pemain lawan. Neymar disorot karena jarang memberikan bola kepada rekan setim yang posisinya lebih terbuka.

Seiring perjalanan Brasil mencapai babak final, pemain yang diperebutkan Real Madrid dan Barcelona tersebut pun mulai menyadari perannya sebagai bagian dari skuat asuhan Mano Menezes. Sebagai personil dalam skuat bertabur bintang, Brasil, Neymar pun mulai berpikir untuk meredam sisi mau menang sendiri tersebut. Pemain eksplosif tersebut pun sadar tugasnya adalah membantu tim untuk meraih kejayaan secara bersama.

“Tugas saya adalah membantu tim nasional. Saya akan mencoba memberikan lagi yang terbaik di final, bisa dengan mencetak gol maupun mengatur permainan rekan-rekan setim saya. Belum pernah ada orang Brasil yang memenangkan ini dan saya merasa sudah siap untuk membantu tim pulang dengan medali emas,” ujar pemuda yang masuk jajaran pesepakbola terkaya di dunia tersebut seperti dilansir Association Press.

Baca juga:

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
22
15
5
2
40
14
26
50
2
Man. City
22
13
4
5
45
21
24
43
3
Aston Villa
22
13
4
5
33
25
8
43
4
Liverpool
22
10
6
6
33
29
4
36
5
Manchester United
22
9
8
5
38
32
6
35
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved