Arsenal vs Manchester United: Hormat untuk Pengkhianat
Robin van Persie akan menjadi pusat perhatian saat big match Premier League Arsenal kontra Manchester United di Stadion Emirates
TRIBUNNEWS.COM – Robin van Persie akan menjadi pusat perhatian saat big match Premier League Arsenal kontra Manchester United di Stadion Emirates, London, Minggu (28/4/2013) malam. Inilah untuk kali pertama Van Persie tampil di markas Arsenal setelah hengkang ke Old Trafford awal musim ini.
Suporter Arsenal pun bersiap memberi sambutan "heboh" kepada Van Persie yang dianggap sebagai pengkhianat. Mereka sudah menegaskan menolak Guard of Honour kepada Van Persie setelah membawa United juara dan akan meneriakkan cemoohan sepanjang laga.
Namun manajemen klub meminta kepada semua pendukung The Gunners agar tetap memberi penghormatan pada Van Persie, meski penyerang Belanda itu dicap sebagai pengkhianat.
Manajer Arsene Wenger meminta agar fans memberlakukan RvP sebagaimana para mantan pemain Arsenal lain yang pernah memperkuat Arsenal dan kembali ke Emirates untuk melawan The Gunners.
"Robin van Persie adalah pemain besar, kami akan menghormati pemain yang sudah lama bermain bersama kami sebagaimana pemain-pemain lain yang pernah meninggalkan kami," ujar Wenger dikutip goal.com, Sabtu (27/4/2103).
Wenger menilai The Gunners memiliki peran penting bagi kemajuan karier RvP. Bagaimanapun, penyerang asal Belanda itu delapan tahun menghabiskan karier di klub London Utara.
"Saya pikir Arsenal memiliki impak positif bagi kehidupan dan karier Robin van Persie. Anda akan selalu merindukan pemain hebat, tapi untuk saat ini, kami stabil," tandas manajer asal Perancis berusia 63 tahun tersebut.
Wenger pun memastikan skuat Arsenal akan memberikan Guard of Honour kepada skuat United. Guard of Honour adalah tradisi memberi penghormatan kepada klub lawan yang sukses menjuarai liga sebelum kompetisi berakhir.
Menurut Wenger, Guard of Honour merupakan tradisi yang ada di persepakbolaan Inggris, dan hal tersebut harus terus mendapat respek, sehingga ia memastikan timnya akan memberi penghormatan pada pasukan Sir Alex Ferguson.
"Saya pikir kami harus menghormati tradisi dalam sepakbola Inggris. Sebagai tim juara atau tidak sikap kami akan tetap sama kepada tim manapun. Hubungan saya dengan Sir Alex Ferguson sendiri penuh dengan rasa respek," ujar Wenger, yang sejak delapan tahun silam tak berhasil membawa The Gunners meraih trofi.
Acuhkan Cemoohan
Meski ada banyak kekhawatiran RvP akan mendapat cemoohan dari pendukung The Gunners, Manajer United Sir Alex Ferguson mengkonfirmasi bahwa penyerang asal Belanda itu takkan peduli dengan berbagai situasi yang akan berlaku. Fergie pun meminta anak asuhnya bersikap tenang dan mengacuhkan segala cemoohan.
"Saya tidak benar-benar peduli dengan itu. Saya harus jujur mengatakannya kepada Anda. Saya juga tidak berpikir bahwa Robin van Persie akan repot memikirkan hal itu," kata Ferguson seperti dilansir situs resmi United.
Kembalinya RvP ke Emirates bisa merupakan bencana buat The Gunners. Sang penyerang yang pernah delapan tahun memperkuat Arsenal berada dalam puncak permainan terbaik.
Di laga terakhirnya pemilik nomor 20 itu mencetak tiga gol ke gawang Aston Villa sekaligus mengunci gelar Premier League ke-20 buat United. RvP pun telah membuktikan tidak segan membobol gawang Arsenal seperti yang dilakukannya musim ini saat United menang 2-1 atas Arsenal di Old Trafford.