Kamis, 9 April 2026

Kualifikasi Piala Asia U19

Indra Sjafrie Tak Menyangka Filipina Bermain Negatif

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengaku terkejut dengan strategi negatif yang dilakukan Filipina

Penulis: Husein Sanusi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Husen Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengaku terkejut dengan strategi negatif yang dilakukan Filipina saat bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (10/10/2013)

Filipina main dengan bertahan total pada pertandingan ini hingga menyebabkan Indonesia hanya mampu menang 2-0 meski menguasai jalannya pertandingan di sepanjang dua babak.

"kita semua bersyukur karena diberi kemenangan meskipun hanya ada dua gol. Itu akibat mereka bermain sangat negatif dengan compact defense. Kita tidak menyangka mereka akan bermain sebertahan itu," Kata Indra sat konferensi pers setelah pertandingan.

Kemenangan 2-0 ini membuat Indonesia berada di posisi runner up grup G dengan enam poin. Jumlah poin Indonesia sebenarnya sama enam angka dengan Korea Selatan yang memuncaki klasemen tapi Indonesia kalah produktifitas gol. Korsel sebelumnya menang 5-1 atas Laos.

Untuk bisa lolos ke putaran final Piala Asia, Indonesia mau tak mau harus menang atas Korsel pada laga yang akan berlangsung 12 Oktober nanti.

"Kami akan berusaha mengalahkan Korsel dengan tidak memikirkan perbedaan gol. Jadi kami tidak mau diredam optimisme kami. Kami tidak tahu apa yang akan dilakukan Korsel besok yang penting kualitas kami makin meningkat dan saya yakin tim kami akan sampai pada performa puncak," kata Indra.

Kesulitan Indonesia menembus pertahanan Filipina sudah mulai dirasakan sejak menit awal ketika filipina "memarkir bus" di pertahannya sendiri dengan memasang enam pemain di belakang dan hanya satu pemain di depan.

"Parkiran bus" Filipina ini sangat menyulitkan para pemain Garuda Jaya untuk membobol gawang Filipina.Meski mendominasi posession ball dan bermain setengah lapang, Indonesia hanya mampu mencetak satu gol itupun lewat bola mati.

Gelombang serangan Indonesia dimulai pada menit keempat, akselerasi Dinan Yahdian Javier dengan Evan Dimas Darmono nyaris berbuah gol, namun sepakannya masih melenceng, menit ketujuh Evan melakukan percobaan dengan sepakan keras tapi bola melambung ke atas mistar gawang

Sementara Filipina di sepanjang menit ke-10 hanya melakukan percobaan serangan udara namun dua kali bola atas mampu diatasi kiper Ravi Murdianto.

Indonesia terus menggempur. Usaha Zulfiandi menembus pertahanan Filipina pada menit ke-11 kembali gagal setelah sepakannya melambung ke atas mistar gawang.

Pada menit ke-20 sundulan Hansamu Yama Pranata setelah menerima umpan dari sepak pojok Evan nyaris berbuah gol andai bola tidak tepat mengarah ke kiper Filipina.

Memasuki menit ke-25 Filipina mulai sering melakukan pelanggaran, dua kali Indonesia mendapatkan free kick. Tendangan bebas pertama Evan nyaris berbuah gol tapi tembakannya membentur tiang atas gawang Filipina.

Dua menit kemudian di angka 27, Indonesia kembali mendapat free kick setelah Hargianto dilanggar di luar kotak penalti. Hargianto yang jadi eksekutor free kick ini melakukan tugasnya dengan baik. Tendangannya tepat mengarah ke sisi kiri gawang Filipina hingga tak mampu lagi dihalau kiper Ranilo JR Valez Bayan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
31
21
7
3
61
22
39
70
2
Man. City
30
18
7
5
60
28
32
61
3
Manchester United
31
15
10
6
56
43
13
55
4
Aston Villa
31
16
6
9
42
37
5
54
5
Liverpool
31
14
7
10
50
42
8
49
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved