Kualifikasi Piala Asia 2015

Indonesia vs Irak: Laga Perpisahan Jacksen

Laga kontra malam ini dipastikan menguras emosi karena menjadi perpisahan Pelatih Jacksen F Tiago

Indonesia vs Irak: Laga Perpisahan Jacksen
DANY PERMANA
Pelatih Timnas Jacksen F Tiago (kanan) memimpin latihan jelang pertandingan Pra Piala Asia melawan Iraq di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2013). Pertandingan melawan Iraq tersebut merupakan pertandingan terakhir Timnas di bawah arahan pelatih Jacksen F Tiagol. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

TRIBUNNEWS.COM – Laga kontra Irak pada lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015 Grup C, Selasa (19/11) malam ini, tak hanya berstatus wajib dimenangkan oleh Indonesia. Tapi juga dipastikan menguras emosi karena menjadi perpisahan Pelatih Jacksen F Tiago.

Wakil Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti, mengatakan laga melawan Irak akan menjadi laga terakhir Jacksen bersama tim nasional Indonesia. Setelah itu, La Nyalla yang sekaligus merangkap sebagai Ketua Badan Tim Nasional (BTN) akan memilih pelatih baru.

Indonesia akan dilatih oleh pelatih baru pada laga terakhir kualifikasi Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi, Maret 2014 mendatang. Alfred Riedl yang pernah menangani Tim Merah Putih di Piala AFF 2010 digadang-gadang bakal kembali menduduki kursi panas.

"Semua sedang berkonsentrasi untuk pertandingan tanggal 19 November melawan Irak. Jadi Jacksen F. Tiago tetap seperti semula, memegang timnas sampai pertandingan melawan Irak," ujar La Nyalla, Minggu (17/11/2013).

Bagaimana reaksi Jacksen? Pelatih asal Brasil ini ternyata sama sekali tidak mengetahui laga melawan Irak akan menjadi laga terakhirnya. Ketika hal ini dikonfirmasi, ia tampak kaget. Namun Jacksen berusaha untuk tetap bersikap tenang. Ia tidak ingin memermasalahkan keputusan BTN. "Kalau memang begitu, saya tidak masalah. Ini merupakan proses hidup," ungkap Jacksen di Jakarta, Senin (18/11/2013).

Pria yang juga merangkap sebagai pelatih Persipura Jayapura tersebut mengaku merasa tidak nyaman terhadap kabar seputar kelanjutan kariernya bersama Tim Merah Putih.

Namun demikian, Jacksen memastikan akan tetap fokus memikirkan laga melawan Irak yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. "Saya sama sekali tidak pernah memikirkan jika besok (hari ini) merupakan pertandingan terakhir saya. Saya akan tetap fokus pada pertandingan," tutur Jacksen.

"Sampai kapan saya ada di sini cuma satu yang bisa jawab yaitu Tuhan," pelatih berusia 45 tahun itu melanjutkan.

Tekanan terhadap Jacksen jelang menghadapi Irak tidak hanya terkait kelanjutan kariernya. Jacksen harus menghadapi kenyataan peluang Indonesia yang kecil untuk lolos ke putaran final Piala Asia 2015.

Saat ini Indonesia berada di dasar klasemen sementara Grup C dengan raihan satu angka. Dengan dua pertandingan tersisa, Indonesia masih memiliki peluang untuk lolos sebagai peringkat ketiga terbaik jika meraih kemenangan melawan Irak dan Arab Saudi.

Halaman
12
Penulis: Deodatus Pradipto
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved