Jumat, 23 Januari 2026

La Liga Spanyol

Málaga vs Atlético: Atraksi KokeTa

Menjaga momentum. Itulah misi yang diemban armada Atletico Madrid kala mendatangi markas Malaga

Penulis: Nurfahmi Budi
zimbio.com
Diego Costa (kiri) 

TRIBUNNEWS.COM – Menjaga momentum. Itulah misi yang diemban armada Atletico Madrid kala mendatangi markas Malaga, Estadio La Rosaleda, nanti malam. Setelah rehat dua pekan, gelegar La Liga menjadi situasi yang ditunggu-tunggu pasukan tim tamu.

Maklum, mereka tengah on fire, dan musim ini dianggap saat yang tepat bagi rival sekota Real Madrid tersebut untuk mengulangi prestasi pada musim 1995/1996, saat berhasil menggenggam trofi jawara La Liga.

Tak pelak, nuansa Malaga yang tengah didera masalah finansial dan psikis, bakal menjadi incaran empuk bagi para prajurit Vicente Calderon. Meski tuan rumah tak terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir, dua di antaranya dilalui dengan kemenangan, tak membuat gentar Los Rojiblancos.

Sebaliknya, Arda Turan dkk bakal termotivasi untuk mematahkan permainan menawan Malaga. "Kami tak sabar mengakhiri masa libur untuk kembali bertanding dan menuai tiga angka dari lawan. Musim ini mungkin saja menjadi saat yang tepat untuk mendapatkan kejayaan itu, dan tim sangat bersemangat. Kini kami punya kans, sesuatu yang sudah hilang nyaris dalam dua dekade terakhir," terang Arda Turan, di Marca.com, kemarin.

Turan benar. Melihat dari sisi manapun, Atletico Madrid di musim ini terbilang tangguh. Meski sempat menurun, namun prestasi mereka berhasil duduk bresama di kursi klasemen sementara La Liga dengan Barcelona, menjadi satu di antara titik terbaik dalam sepuluh musim terakhir. Hanya kalah perbedaan selisih gol, membuat Atletico Madrid berharap kemenangan besar.

Sementara dilihat dari sisi pemain, kalangan media di Spanyol sepakat, skuat Diego Simeone ini sedang on fire di semua sisi, terutama di lini penggempur. Dua kreator yang dianggap menjadi protagonista utama pada pertandingan nanti malam adalah gelandang Koke dan bomber Diego Costa.

Kekuatan mereka bakal ditopang dengan kekuatan inti seperti Oliver Torres, Tiago, Arda Turan dan striker sarat pengalaman, David Villa. Duo Koke dan Diego Costa dianggap sebagai pemecah kebuntuan dan penghancur konsentrasi lawan, baik dengan kemampuan individu maupun kerja sama tim.

Pelatih Diego Simeone mengakui, performa Koke dan Diego Costa yang sedang berada dalam kondisi terbaik, memudahkan baginya untuk menerapkan ragam strategi. Menghadapi Malaga, dia memastikan timnya tetap memainkan corak ofensif.

"Koke, Diego, Villa dan Tiago adalah pemain yang sangat kuandalkan. Saya kehilangan Raul (Garcia), tapi itu akan tertutup dengan kreasi empat pemain itu, terutama Koke dan Diego," tegas Simeone.

Pria berkebangsaan Argentina tersebut tidak asal ucap. Bukti statistik sudah menunjukkan kemampuan prima dua punggawa miliknya. Koke misalnya, sedang diburu Manchester United berkat aksi-aksi menawannya di pentas La Liga dan kompetisi di Eropa. Sudah mencetak tiga gol dalma 15 partai Liga BBVA, membuatnya makin yahud di mata sederet tim raksasa benua Biru.

Koke-pun menjadi satu di antara komoditas terhangat di jagad bursa transfer Eropa. Gelandang bernama lengkap Jorge Resurrección Merodio ini punya visi dan eksekusi prima. Presisi umpan-umpan dan tekel miliknya, dijamin makin mempermudah kerja teman-temannya. Jika deadlock, kadangkala ia sendiri yang menyelesaikan ragam peluang.

"Saya pikir Koke belum berkembang maksimal. Butuh 2-3 tahun lagi untuk melihatnya sangat matang di lapangan hijau. Namun saat ini, harus kuakui dia punya segalanya untuk selalu menjadi bagian penting dari setiap model permainan yang kuterapkan," sebut Simeone, di Sport.es.

Koke sendiri mengakui, dirinya tak pernah memikirkan tim lain kecuali Atletico Madrid, klub yang dibelanya sejak belia. "Konsentrasiku sekarang ada di Calderon, dan akan memberikan yang terbaik. Biarlah di luar sana beredar ragam gosip, namun yang pasti, saat ini saya akan terus membantu klub mencapai titik tertinggi di akhir musim. Kami harus mengalahkan Barcelona," tutur pemuda berusia 21 tahun ini.

Sosok lain yang tak kalah garang adalah Diego Costa. Mengemas 19 gol dalam 17 partai La Liga menjadi biang keladi dirinya berstatus buah bibir. Assetnya semakin berharga tinggi, setelah secara keseluruhan di musim ini, ia mengoleksi 23 gol dalam 23 partai, alias satu gol per partai!.

Musim ini menjadi pencapaian luar biasa. Karena tahun lalu, dirinya hanya mampu mengemas 10 gol dalam 31 partai. "Saya tak merasa tajam, karena beberapa sokongan umpan yang sangat matang. Namun karena gol-golku menjadi penentu kemenangan, saya merasa bangga. Malaga tim kuat, tapi mereka pasti bisa ditaklukkan," ancam Costa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Barcelona
20
16
1
3
54
22
32
49
2
Real Madrid
20
15
3
2
43
17
26
48
3
Villarreal
19
13
2
4
37
19
18
41
4
Atlético Madrid
20
12
5
3
35
17
18
41
5
Espanyol
20
10
4
6
23
22
1
34
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved