Pemain Manchester United Sudah Paham Sistem Permainan van Gaal
Gelandang Manchester United, Juan Mata, enggan jemawa menanggapi kemenangan 7-0 atas LA Galaxy
TRIBUNNEWS.COM – Gelandang Manchester United, Juan Mata, enggan jemawa menanggapi kemenangan 7-0 atas LA Galaxy pada laga persahabatan di Rose Bowl, Kamis (24/7/2014).
Menurut Mata, kemenangan tersebut baru awal, namun para pemain Manchester United sudah memahami sistem permainan baru yang diusung Louis van Gaal.
“Kita semua senang atas hasil ini, tapi kami tahu ini masih langkah pertama. Sejumlah pemain baru berlatih selama tiga atau empat hari, jadi kami masih bisa berkembang lagi, baik secara fisik maupun taktis,” kata Mata kepada Manutd.com.
Era baru Manchester United di bawah arahan Louis van Gaal dimulai. Pada laga debutnya sebagai pelatih, van Gaal menerapkan formasi yang termasuk baru bagi Manchester United. Alih-alih menerapkan formasi klasik 4-4-2, van Gaal menerapkan formasi 3-5-2.
Formasi permainan yang sangat Belanda ini menunjukkan perubahan, meski belum drastis. Para pemain The Red Devils lebih disiplin ketika bertahan. Ketika pemain LA Galaxy menguasai bola, seorang pemain United dalam posisi terdekat langsung menutup ruang gerak dari jarak dekat. Tidak hanya menjaga secara man to man, semua pemain United juga rajin berada di belakang garis tengah ketika lawan menguasai bola.
Selain itu, tidak banyak umpan-umpan panjang yang dilepaskan oleh pemain The Red Devils. Rooney, dkk cenderung bermain dengan umpan-umpan pendek. Umpan lambung hanya berlaku ketika tim sudah memasuki area pertahanan lawan. Itu pun semata-mata untuk mengubah alur permainan tim.
“Saya rasa kami memiliki pemahaman yang baik terhadap sistem baru dan permainan yang pelatih ingin kami mainkan. Pelatih ingin kami menggerakan bola secara cepat di lini tengah, berusaha melihat opsi lain, dan juga bermain melebar,” jelas mantan pemain Chelsea tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140724_121511_juan-mata-galaxy.jpg)