Senin, 11 Mei 2026

Piala Asia U19

Lihat Tempat Latihan Real Madrid, Indra Sjafri Langsung Pengen Bikin Akademi

Indra pantas kagum dengan Ciudad Real Madrid karena komplek latihan ini begitu luar biasa.

Tayang:
Editor: Ravianto
kompas.com
Pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengunjungi kompleks latihan Real Madrid, Ciudad Real Madrid. 

TRIBUNNEWS.COM, MADRID - Pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengaku terkesan dengan Ciudad Real Madrid yang merupakan komplek latihan Real Madrid. Kekaguman Indra terhadap Ciudad Real Madrid saat pelatih asal Sumatera Barat bersama Evan Dimas dan kawan-kawan menyaksikan penampilan Real Madrid U-19 melawan Basel U-19 di ajang UEFA Youth League di lapangan  Alfredo di Stéfano Stadium, Selasa (16/9/2014). 

UEFA Youth League merupakan kompetisi tim usia muda yang diselenggarakan oleh UEFA. Tim yang mengikuti kompetisi ini adalah tim U-19 dari 32 klub yang mengikuti babak penyisihan grup Liga Champions 2014-2015. 

"Kemarin setelah tanding (melawan Atletico Madrid B), kami langsung ke sini," kata Indra.

Indra pantas kagum dengan Ciudad Real Madrid karena komplek latihan ini begitu luar biasa. Komplek yang luasnya mencapai 1,2 juta meter persegi di Valdebebas tersebut, memiliki 13 lapangan termasuk stadion kecil bernama Estadio Alfredo Di Stefano. Stadion ini merupakan kandang Real Madrid Castilla atau tim cadangan yang secara reguler berkompetisi. 

Komplek yang diresmikan pada 30 September 2005 ini juga memiliki faslitas yang lengkap. Salah satunya tempat medis terbaik di dunia yang terdapat ruang fisioterapi yang sangat besar dan ruang hidroterapi yang memiliki empat kolam renang. 

Komplek ini terdiri atas tiga bagian besar. Tim-tim yunior di bawah 16 tahun ditempatkan di komplek bagian paling depan. Di tengah adalah komplek untuk tim di bawah 17 tahun hingga tim Castilla. Komplek untuk Iker Casillas dan kawan-kawan berada di paling ujung. 

Saking kagumnya, Indra berharap bisa membangun akademi seperti Real Madrid di Indonesia. "Saya punya keinginan membangun akademi. Mana tau ada investor mau bantu saya," tuturnya. 

Indra mengaku, dirinya memiliki keinginan membangun akademi sejak dua tahun lalu setelah ia melihat banyak pemain berpotensi di daerah-daerah. "Kendalanya fasilitas, lapangan, dan biaya operasional. Butuh banyak investor atau sponsor. Membangun akademi adalah impian besar saya," tuturnya. 

Indra terkenal sebagai pelatih yang suka "blusukan" ke pelosok daerah untuk mencari pemain-pemain berbakat. Dari kerja kerasnya itu, Indra menemukan pemain berbakat seperti Zulfiandi dari Bireuen Aceh, kapten tim Evan Dimas dari Surabaya, penyerang sayap Ilham Udin Armayn dari Ternate, Maluku Utara, dan Maldini Pali dari Sulawesi Barat, yang saat ini menjadi andalan di skuad Garuda Jaya.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
32
23
6
3
57
21
36
75
2
Borneo FC
31
23
3
5
64
28
36
72
3
Persija
32
20
5
7
59
28
31
65
4
Dewa United
32
16
5
11
44
35
9
53
5
Persebaya
32
14
10
8
49
35
14
52
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved