Piala Eropa 2016
Belgia vs Norwegia: Wujud Tanggung Jawab Alderweireld
Toby Alderweireld, bek tim nasional Belgia, mendapat tantangan saat menghadapi Norwegia pada laga persahabatan di Stade Roi Baudouin, Brussels
TRIBUNNEWS.COM, BELGIA - Toby Alderweireld, bek tim nasional Belgia, mendapat tantangan saat menghadapi Norwegia pada laga persahabatan di Stade Roi Baudouin, Brussels, Minggu (5/6). Toby Alderweireld harus menunjukkan dirinya mampu memikul tanggung jawab memimpin lini belakang De Rode Duivels.
Marc Wilmots, pelatih tim nasional Belgia, memberikan tantangan tersebut. Saat sesi latihan di Cristal Arena, Genk, Wilmots memutuskan untuk mengubah komposisi di lini belakangnya. Wilmots menggeser Toby Alderweirelds ke jantung pertahanan karena Thomas Vermaelen mengalami cedera otot saat latihan tersebut.
"Ototnya tidak sobek, namun tegang. Dia cedera akibat pertandingan melawan Finlandia. Kami harus sangat berhati-hati, namun kami tidak khawatir karena Vermaelen adalah pemain yang berpengalaman," ujar Wilmots dikutip RTBF.
Meski Vermaelen membuat kesalahan saat menghadapi Finlandia, Marc Wilmots kehilangan pemain Barcelona tersebut. Wilmots kehilangan pemain yang bisa menjadi pemimpin di lini belakang. Menurut Wilmots dia tidak mungkin meminta pemain muda seperti Jason Denayer untuk mengatur lini pertahanan.
"Saya membutuhkan seseorang untuk mengontrol lini pertahanan dan harus berpengalaman," kata Wilmots di RTBF.
Oleh karena itu, Marc Wilmots bakal menggeser Toby Alderweireld ke jantung pertahanan. Saat menghadapi Finlandia, Alderweireld bermain sebagai bek sayap kanan. Alderweireld mengaku senang bermain di sayap karena bisa memberikan kontribusi saat De Rode Duivels menyerang, namun Wilmots tetap pada rencananya.
Saat sesi latihan di Cristal Arena, Wilmots memainkan Alderweireld sebagai bek tengah. Pemain Tottenham Hotspur itu berpasangan dengan Denayer, sedangkan Laurent Ciman mengisi posisi bek kanan. Jan Vertonghen, tandem Alderweireld di Tottenham Hotspur, mengisi posisi bek kiri.
"Thomas harus memulihkan kondisinya dan gagal menjaga pertahanan. Saya menginginkan seseorang yang bisa mengambil tanggung jawab dan Toby harus menunjukkan itu," imbuh Wilmots.
Badai cedera menerjang tim nasional Belgia jelang putaran final Piala Eropa 2016. Selain Vermaelen, Marc Wilmots tidak bisa memainkan Yannick Carrasco saat menghadapi Norwegia. Carrasco mengalami cedera pergelangan kaki. Winger Atletico Madrid itu mengalami cedera saat bertanding di babak final Liga Champions 29 Mei silam.
Duka Carrasco, suka bagi Dries Mertens. Laga menghadapi Norwegia adalah momentum bagi Mertens untuk mencuri hati Wilmots. Carrasco adalah pesaing langsung Mertens di posisi gelandang sayap. Sewaktu menghadapi Finlandia, Mertens tampil gemilang.
"Mertens selalu memberikan 100 persen ketika mendapat kesempatan bermain, apakah sebagai pengganti atau starter. Kini Mertens dalam posisi yang lebih baik daripada Carrasco untuk menjadi starter di Piala Eropa, namun mereka harus bersaing dengan (Eden) Hazard," kata Jan Ceulemans, mantan gelandang serang tim nasional Belgia, kepada Het Nieuwsblad.
Di tim nasional Belgia, Dries Mertens tidak menjadi pilihan pertama. Lini tengah De Rode Duivels bertabur pemain bintang dan Mertens harus bersaing dengan pemain-pemain seperti Eden Hazard dan Yannick Carrasco. Akibat persaingan itu, Mertens kerap menjadi pemain pengganti.
"Ketika berada di bangku cadangan, anda harus menunjukkan kemampuan anda. Itulah yang telah saya tunjukkan," kata Mertens soal penampilannya saat menghadapi Finlandia kepada RTBF.
Pemain Napoli itu mengaku kecewa kerap menjadi pemain pengganti, meski tidak bermasalah terhadap status tersebut karena dia memprioritaskan tim. "Saya kecewa di bangku cadangan, namun hal seperti ini biasa terjadi di sepak bola, semua pemain ingin bermain dan tidak suka duduk di bangku cadangan, " ujar Mertens. (Tribunnews/deo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/toby-alderweireld-operrrr_20160327_215623.jpg)