Senin, 13 April 2026

Liga Champions

Tiki-Taka Barcelona dan Guardiola: Senjata Makan Tuan

Pelatih Manchester City Pep Guardiola disebut-sebut sebagai orang yang mampu memodifikasi permainan tiki taka milik Barcelona.

GAZZETTAWORLD.COM
Pep Guardiola dan Xavi Hernandez 

Laporan Wartawan SuperBall.id, Imadudin Robani Adam

TRIBUNNEWS.COM, BARCELONA - Pelatih Manchester City Pep Guardiola disebut-sebut sebagai orang yang mampu memodifikasi permainan tiki taka milik Barcelona.

Guardiola dianggap sebagai seorang yang revolusioner usai sukses menangani Barcelona dengan torehan dua gelar Liga Champions tahun 2008-2009 dan 2011-2012.

Pemikiran dan gaya bermain milik Barcelona yang dikenal sebagai tiki-taka terus menjadi master piece bahkan menjadi strategi yang ditakuti seluruh tim di dunia ini.

Ini berkat kecerdasan seorang Guardiola.

Namun sadarkah, sang revolusioner sendiri pada dasarnya kesulitan mengalahkan strateginya sendiri.

Ya, Guardiola beberapa kali dikalahkan bahkan direbut mimpinya untuk dapatkan Liga Champions oleh Barcelona.

Padahal pada dasarnya Guardiola sangat kenal dengan seluk beluk permainan Barcelona apalagi gaya tiki taka.

Hal ini persis seperti cerita horor fiksi yang ditulis oleh Mary Shelley yaitu Frankenstein.

Dikutip dari Wikipedia, Frankenstein mengisahkan tentang perjalanan seorang yang cerdas bernama Victor yang membuat sebuah monster dari potongan orang mati yang dihidupkan dengan listrik dari petir.

Pada akhirnya sang monster yang memang merupakan ciptaannya dan sangat dikenalinya lepas kendali.

Hal ini sama seperti tiki-taka Guardiola yang dikenalkan kepada publik namun pada akhirnya malah menyulitkan langkah Guardiola saat menangani tim lain seperti Bayern Muenchen dan Manchester City.

Saat di Bayern Muenchen, Guardiola dipercaya mampu kalahkan Barcelona dan keduanya berhadapan di musim 2014-2015.

Yang terjadi sangat mengejutkan karena Muenchen harus tunduk dengan skor 3-0 di leg pertama.

Permainan Barcelona di leg pertama begitu liar bahkan strategi yang diterapkan Guardiola kala itu tak sedikitpun mampu membendung kegilaan Barca.

Sumber: SuperBall.id
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved