Liga Indonesia
Satu Lagi Pemain Asing di Liga 1 Ingin Dinaturalisasi
Pemain kelahiran 7 Juli 1983 itu pertama bermain di Indonesia, memperkuat tim asal Papua, Persipura Jayapura.
Tim Indonesia yang pertama diperkuat Yoo, yakni Persipura menurutnya, itu sudah seperti keluarga, biasanya ada pendatang dari luar untuk adaptasinya itu susah, tapi sekarang sudah mudah baginya.
"Itu semua berkat mereka (tim Persipura) yang bantu saya, sudah seperti sodara layaknya papa dan om saya, jadi bisa adaptasi dengan cepat, saya sangat nyaman betah di sana," kata dia.
Baca: Menilai Langkah Mario Gomez di JDT & Persib Bandung, Duet Bomber Ini Dijamin Bikin Beruntung?
Maka Yoo mengaku, sekarang main di tim manapun di Indonesia, tidak butuh adaptasi, karena waktu itu di Persipura, mereka membantunya.
"Saya jadi sekarang tidak butuh adaptasi lagi, di Mitra Kukar juga gampang, cepat akrab sama pemain dan pelatih, karena sudah kenal," kata Yoo.
Memang diakui, Yoo,,awal kedatangannya ke Indonesia sangat sulit untuk adaptasi.
"Sebelum ke Persipura, aku sepat Persela Lamongan, di situ pulang kembali ke Korea, karena kontraknya tidak cocok," kata dia.
Saat pertama, kedatangan Yoo ke Inodonesia, itu tidak bisa adaptasi makanan.
"Makan apa-apa tidak bisa, saya pikit aduh saya gk bisa saya mau pulang, trus besok tidak cocok kontraknya sudah ak gak mau mikir lagi langsung pulang," kata dia.
Setelah tidak cocok kontrak dengan Persela, Yok kembali lagi ke Indonesia, karena ada tawaran di Persipura dan merasa cocok kontraknya, lalu ia memperkuat Persipura selama 8 tahun.
"Saya bisa makan, makanan Indonsesia semua waktu di Papua, di sana sering makan papeda, soto, coto, sate apa aja bisa sudah terbiasa. Sekarang untuk adaptasi makanan sudah terbiasa gak ada masalah," ucapnya. (lutfi ahmad mauludin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/yoo-jae-hoon-mantan-kiper-persipura_20141223_085052.jpg)