Liga 1

Bonek Tuntut Candra Wahyudi Lengser, Bos Persebaya Pasang Badan: Azrul Beberkan Sejarah Bajul Ijo

"ada orang di kantor saya waktu itu dalam sejarahnya ikut memperjuangkan Persebaya, namanya Candra Wahyudi," kata Azrul

Bonek Tuntut Candra Wahyudi Lengser, Bos Persebaya Pasang Badan: Azrul Beberkan Sejarah Bajul Ijo
SURYAMALANG.COM/Luhur Pambudi
Ratusan Bonek menggeruduk markas Persebaya setelah Bajol Ijo kalah 0-4 dari Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (15/8/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Kekalahan telak Persebaya Surabaya saat melawan Arema FC dengan skor 0-4 membuat Bonek mulai menyuarakan perombakan manajemen tim berjuluk Bajul Ijo ini.

Salah satu tuntutan mereka adalah pergantian manajer tim yang saat ini dijabat oleh Chandra Wahyudi.

Tuntutan ini pun tampaknya akan ditolak. Sebab, Presiden Persebaya Azrul Ananda justru membela Candra Wahyudi.

Baca: Saat Bonek Kepung Markas Persebaya: Singgung Pemecatan Djanur dan Ketidakberesan Manajemen

Baca: Berita Populer Soal Arema FC: Dari Reaksi Kapten Persebaya Usai Kalah 0-4 Hingga Apresiasi Aremania

Baca: Momen Menegangkan Saat Bonek Geruduk Kantor Persebaya Usai Bajul Ijo Keok 0-4 dari Arema FC

Ia menegaskan, Candralah yang membuatnya yakin ingin mengelola Persebaya pada tahun 2017 lalu.

"Waktu itu, tidak tahu apa yang akan terjadi dengan Persebaya. Hutangnya banyak, ada orang di kantor saya waktu itu dalam sejarahnya ikut memperjuangkan Persebaya, namanya Candra Wahyudi," kata Azrul.

Baca: Dibabat Arema FC 0-4, Persebaya Beri Sinyal Belanja Pemain: Ada Pilar Asing Bidikan Bajul Ijo


"Walaupun sempat menolak, Candra ini yang memperjuangkan agar kami kelola Persebaya," ucap dia lagi.

Azrul membeberkan sejak mengambil alih Persebaya pada 2017, Candra adalah yang paling sentral dalam pembentukan tim.

Candra juga kemudian mengantarkan Persebaya meraih juara Liga 2 musim 2017 dan promosi ke Liga 1.

"Tahun 2016, Persebaya disahkan lagi, kemudian saya menjadi presiden klub pada 7 Februari 2017 dan Chandra orang paling berjuang itu terjadi," tutur Azrul.

"Kemudian ke Liga 2 dengan segala tantangan dan kerumitannya, saya bilang Chandra harus tanggung jawab maka beliau kemudian jadi direktur tim, kemudian selesaikan masalah secara logis syukur menjadi juara dan kembali ke Liga 1," ungkapnya.

Halaman
1234
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved