Garuda Select

Gabung Garuda Select, Bagus Kaffi Belajar Bahasa Inggris ke Ibu Kantin

Seperti yang dilakukan oleh salah satu jebolan Garuda Select angkatan pertama, Bagus Kaffi.Bagus mengakui sampai harus belajar dari penjaga kantin

Gabung Garuda Select, Bagus Kaffi Belajar Bahasa Inggris ke Ibu Kantin
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Tiga pemain Timnas U-16 disambut oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) di Ruang VIP Wali Kota, Jl Pemuda No 148 pada hari ini, Senin (13/8). Ketiga pemain Timnas U-16 yang berhasil menjuarai Piala AFF 2018 adalah adalah sang kiper Ernando Ari Sutaryadi, bek kanan Kartika Vedayanto asal Kota Semarang, serta striker Amirudin Bagus Kaffi Alfikri asal Magelang. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNNEWS.COM - Berbagai penyesuaian harus dihadapi oleh para pemain Garuda Select baik angkatan pertama, mau pun kedua.

Mulai dari gaya bermain, cuaca, makanan, hingga bahasa. Mau tidak mau, para pemain harus bisa menguasai Bahasa Inggris selama mengikuti pelatihan di Aston University, Birmingham.

Tidak mudah memang, karena selama di tanah air, mayoritas pemain jarang menggunakan Bahasa Inggris dalam kegiatan sehari-hari.

Namun, para pemain tidak kehabisan akal, berbagai cara ditempuh untuk bisa meningkatkan kemampuan berbahasa mereka.

Seperti yang dilakukan oleh salah satu jebolan Garuda Select angkatan pertama, Bagus Kaffi. Ketika ditemui Mola TV, Bagus mengakui sampai harus belajar dari penjaga kantin di tempatnya berlatih.

“Biasanya kami melatih percakapan dengan orang-orang di tempat makan. Mereka sangat terbuka. Bahkan senang melihat anak-anak mau belajar. Kami pun perlahan sudah mulai terbiasa,” kata Bagus.

Lain Bagus, lain halnya dengan Brylian Aldama. Ia mengakui punya dasar Bahasa Inggris yang cukup baik.

Namun, pemain yang sempat membela Persebaya di kompetisi Elite Pro Academy itu mengaku kesulitan jika harus merespons perkataan lawan bicara.

“Saya cukup mengerti mereka bilang apa. Hanya saja bingung bagaimana menjawab. Kabarnya angkatan yang sekarang itu ada guru bahasa jadi para pemain bisa belajar langsung. Mau tidak mau memang kami harus menguasai Bahasa Inggris,” ucap Brylian.

Program Garuda Select memang tidak hanya terfokus pada pengembangan kemampuan teknis para pemain.

Halaman
12
Penulis: Husein Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved