Garuda Select

Dennis Wise Pastikan Program Garuda Select Terus Berjalan, Meski Wabah Virus Corona Terus Meluas

Program Garuda Select khususnya di tanah Britania Inggris hingga April 2020 dipastikan akan terus berjalan ditengah meluasnya dampak virus corona.

PSSI.org
Ilustrasi - Dampak Virus Corona Meluas, Program Garuda Select hingga April 2020 Dijamin Tak Terganggu 

TRIBUNNEWS.COM - Program ujicoba yang telah dicanangkan oleh Garuda Select khususnya di tanah Britania Inggris hingga April 2020 dipastikan akan terus berjalan ditengah semakin meluasnya dampak virus corona.

Seperti yang telah ketahui bahwa virus corona menjadi salah isu yang paling menggemparkan dunia dalam beberapa bulan terakhir.

Virus yang bermula dari China tersebut kini telah merambah ke berbagai bidang tak terkecuali bagi dunia olahraga.

Baca: Garuda Select tak Berpengaruh Virus Corona kata Dennis Wise

Tercatat hingga awal Maret 2020 ada beberapa kejuaraan dan pertandingan olahraga dunia yang terpaksa harus ditunda maupun dibatalkan dengan alasan keamanan.

Berbagai pertandingan mulai dari ajang Liga Italia hingga seri balapan MotoGP 2020 terpaksa harus ditunda lantaran virus Corona.

Menanggapi hal tersebut, Dennis Wise selaku Direktur Teknik Garuda Select memastikan kasus virus corona tidak akan mempengaruhi program Garuda Select yang telah disusun oleh tim pelatih.

Baca: Hasil Garuda Select vs Bournemouth U18, Tanpa Bagus Kahfi, Armada Des Walker Raih Kemenangan

Baca: Garuda Select Persembahkan Kemenangan Lawan Bournemouth untuk Bagus Kahfi

Garuda Select sendiri saat ini tengah berada di Inggris untuk menjalani berbagai laga ujicoba melawan tim-tim akademi asal Inggris.

Ditengah merebaknya virus corona yang kini telah menyebar di Eropa tentu menimbulkan kekhawatiran tersendiri tak terkecuali bagi para punggawa Garuda Select.

Apalagi saat ini Inggris yang menjadi tempat bermukim para punggawa Garuda Select menjadi salah satu negara dengan angka kemunculan dugaan virus corona yang cukup tinggi.

Menurut data yang dirilis dari European Centre for Disease Prevention and Controls (ECDC), Inggris menempati peringkat keenam dari negara-negara di Eropa dengan jumlah kasus tertinggi.

Halaman
1234
Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved