Liga 1

Tanggapi Keputusan PSSI, Bek Bali United Mengaku Pusing

Bek Senior Bali United, Leonard Tupamahu mengaku pusing ketika mengetahui keputusan Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI).

FERRY SETIAWAN/SUPER BALL
Bek Bali United, Leonard Tupamahu, saat melawan Persija Jakarta pada leg kedua babak perempat final Piala Indonesia 2018 di Stadion Wibawa Mukti, 5 Mei 2019. 

TRIBUNNEWS.COM - Bek Senior Bali United, Leonard Tupamahu mengaku pusing ketika mengetahui keputusan Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI).

PSSI telah mengeluarkan keputusan mengenai nasib Liga 1 dan Liga 2 2020 melalui surat bernomor SKEP/48/III/2020 pada Jumat (27/3/2020).

Beberapa isi dari keputusan tersebut, empat bulan sejak Maret hingga Juni mendatang merupakan kondisi force majeur.

Baca: Nasib Liga 1 2020 Temui Titik Terang, Aryn Williams Pilih Pulang Australia

Baca: Kabar Liga 1 - Bulan Ini, Pemain Persib Bandung Terima Gaji Full

Masukkan tegas dan apresiasi diberikan Menpora Zainudin Amali kepada PSSI dan PT LIB yang menghentikan sementara Liga 1 dan Liga 2 sebagai langkah waspada terhadap meluasnya penyebaran virus Corona di Indonesia. Hal itu disampaikan Menpora usai berdiskusi bersama Ketua PSSI Mochamad Iriawan dan Direktur Liga Indonesia Baru Cucu Somantri usai menyaksikan pertandingan pembukaan Liga 2 antara Persiba vs Kalteng Putra di Stadion Batakan, Balikpapan, Sabtu (14/3/2020) malam.
Masukkan tegas dan apresiasi diberikan Menpora Zainudin Amali kepada PSSI dan PT LIB yang menghentikan sementara Liga 1 dan Liga 2 sebagai langkah waspada terhadap meluasnya penyebaran virus Corona di Indonesia. Hal itu disampaikan Menpora usai berdiskusi bersama Ketua PSSI Mochamad Iriawan dan Direktur Liga Indonesia Baru Cucu Somantri usai menyaksikan pertandingan pembukaan Liga 2 antara Persiba vs Kalteng Putra di Stadion Batakan, Balikpapan, Sabtu (14/3/2020) malam. (kemenpora.go.id)

Karena bersifat force maejeur, di empat bulan tersebut klub diperbolehkan untuk membayar maksimal 25 persen gaji pemain dan ofisial tim.

Hal ini pun mendapat tanggapan dari berbagai pihak.

Salah satunya bek senior milik Bali United, Leonard Tupamahu yang sudah mengalami kondisi seperti ini sebelumnya.

Kejadian ini memang bukan yang pertama, Liga 1 sempat gagal digelar dan bersifat force maejeur pad 2015 saat PSSI dibekukan oleh Federasi Sepak Bola Dunia atau FIFA.

Leonard pun mengaku pusing dengan keputuasn tersebut dan berharap manajemen Bali United bisa mengeluarkan keputusan yang bijak.

Baca: Pesepakbola Indonesia Sudah Gatal Ingin Bermain Bola Termasuk Pemain Bali United Ini

Baca: Aktivitas 2 Pemain Bali United saat Libur, Beri Tips Lawan Corona hingga Bantu Semprot Disinfektan

Saddil Ramdani, Pemain Timnas U-23 berebut bola dengan Leonard Tupamahu, Pemain Bali United dalam pertandingan Ujicoba di Stadion Kapten i Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (17/3/2019). Timnas U-23 akhrinya memenangkan pertandingan melawan tuan rumah Bali United dengan skor 3-0. Tribun Bali/Rizal Fanany
Saddil Ramdani, Pemain Timnas U-23 berebut bola dengan Leonard Tupamahu, Pemain Bali United dalam pertandingan Ujicoba di Stadion Kapten i Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (17/3/2019). Timnas U-23 akhrinya memenangkan pertandingan melawan tuan rumah Bali United dengan skor 3-0. Tribun Bali/Rizal Fanany (Tribun Bali/Rizal Fanany)

"Dua kali saya alami kejadian seperti ini."

Saya berharap manajemen Bali United bisa buat keputusan yang bijak, pusing juga sebenarnya memikirkan hal ini," tegas Leonard dilansir Tribun Bali.

Halaman
12
Penulis: Atreyu Haikal Rafsanjani
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved