Breaking News:

Liga 1

Saat Kompetisi Ditangguhkan, Mantan Pemain PSS Sleman dan PSIM Jogja Banting Setir Jualan Beras

Mantan pemain PSS Sleman dan PSIM Jogja, Aditya Putra Dewa banting setir dengan berjualan beras disaat kompetisi sepakbola Indonesia ditangguhkan.

TribunJogja.com/HanifSuryo
Saat Kompetisi Ditangguhkan, Mantan Pemain PSS Sleman dan PSIM Jogja Banting Setir Jualan Beras 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan pemain PSS Sleman dan PSIM Jogja, Aditya Putra Dewa banting setir dengan berjualan beras di saat kompetisi sepakbola Indonesia ditangguhkan karena pandemi corona.

Aditya Putra Wahyu menggeluti usaha berjualan beras di kampung halamannya Makkasar.

Upaya ini dilakukan oleh pemain berusia 26 tahun tersebut untuk memenuhi kebutuhaan sehari-hari terlebih demi dapur keluarga terus mengepul.

Baca: Muncul Wacana Turnamen Tandingan Liga 1, Beto Goncalves: Kalau Terpaksa, Ya Kami Ikut

Saat Kompetisi Ditangguhkan, Mantan Pemain PSS Sleman dan PSIM Jogja Banting Setir Jualan Beras
Saat Kompetisi Ditangguhkan, Mantan Pemain PSS Sleman dan PSIM Jogja Banting Setir Jualan Beras

"Insya Allah, saya mencoba untuk berdagang beras membantu usaha kecil istri. Semoga berkah dan lancar," ujar Adtya, dikutip dari Tribun Jogja.

Untuk menjangkau pembeli secara luas, Aditya menjajakan barang dagangannya dengan berkeliling.

Bakal ada harga khusus bagi pembelinya yang membeli dengan jumlah banyak.

"Sementara ini ada 700 kg. Hampir satu ton lah kira-kira beras yang saya miliki dan siap dijual serta didistribusikan. Atau lebih tepatnya sekitar Rp 50 ribu per 5 kg," lanjutnya.

"Ada diskon plus pengantaran gratis kalau membeli beras di atas 50 kg," pungkasnya.

Tak hanya Aditya yang mencoba peruntungan dengan berjualan beras al ini juga dilakukan oleh kapten PSS Sleman, Bagus Nirwanto atau yang kerap disapa Munyeng.

Baca: Cara Gelandang Persija Jakarta, Rohit Chand Habiskan Waktu di Tengah Terhentinya Liga 1 2020

Meskipun memiliki agenda yang padat dengan jadwal latihan, Bagus mengaku masih memiliki waktu luang untuk mengurus usaha yang berada di kampung halamannya tersebut, di Desa Jati, Sidoarjo, Jawa Timur.

"Iya, alhamdulillah selama di rumah saya juga buka usaha, yakni jualan gula sama beras. Biar produktif dan dari pada di rumah nggak ada kerjaan," ungkap Bagus, dikutip dari Tribun Jogja.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nursina Rasyidin
Editor: Ayu Miftakhul Husna
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved