Liga 1

Kelebihan Maruarar Sirait Dimata Eks Dirut Persija, Kandidat Pengganti Cucu Soemantri di PT LIB

Dukungan untuk Maruarar Sirait menjadi Dirut PT LIB, sosok yang terbuka, profesional, selalu ingin belajar kepada yang berpengalaman, menurut Widiade.

ISTIMEWA
Maruarar Sirait dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Steering Committe (SC) Piala Presiden sepakbola dan bola basket, Maruarar Sirait terus mendapatkan dukungan untuk menjadi Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) menggantikan Cucu Soemantri yang memilih mundur.

Setelah Persipura Jayapura, klub kasta kedua Liga Indonesia, PSMS Medan juga memberikan dukungan untuk pria yang kerap disapa Ara ini.

Terbaru, dukungan mengalir dari mantan direktur utama Persija yang kini menjabat sebagai presiden klub Persiba Baikpapan, Gede Widiade.

Baca: Sukses 4 Kali Gelar Turnamen Piala Presiden, Maruarar Sirait Jadi Kandidat Direksi PT LIB

Direktur Utama Persija Jakarta, I Gede Widiade saat ditemui di Lapangan ABC, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Senin (14/5/2018).
Direktur Utama Persija Jakarta, I Gede Widiade saat ditemui di Lapangan ABC, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Senin (14/5/2018). (Tribunnews/HO/Media Persija Jakarta)

Seperti diketahui, Cucu Soemantri mundur dari posisi Dirut PT LIB pada saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa yang berlangsung secara virtual pada Senin (18/5/2020).

Selain Cucu, tiga komisaris PT LIB juga turut serta mengundurkan diri yakni Komisaris Utama Sonhadji, Hasani Abdul Ghani, dan Hakim Putratama.

Maruarar Sirait dinilai cocok untuk menggantikan Cucu Soemantri berkat pengalamannya mengelola Piala Presiden dengan lancar.

Tak hanya itu, sosoknya yang terbuka, selalu ingin belajar, serta profesional dianggap sebagai kelebihan bagi Gede Widiade.

Baca: Soal Kelanjutan Liga 1 2020, Pelatih Kiper Persebaya: Hanya Wacana

"Saya dekat sekali dengan Maruarar Sirait. Kami berhubungan dari sebelum ada urusan sepak bola. Profesionalisme dia sudah tidak diragukan," ujar Gede Widiade, dikutip dari WartaKota.

"Orangnya terbuka dan selalu ingin belajar. Dia sering bertanya kepada orang yang berpengalaman. Jadi dia tak asal jalan," lanjutnya.

Salah satu pencapaian terbaik Ara dimata Gede Widiade adalah bisa menyelenggarakan turnamen pra musim Piala Presiden dengan baik.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Nursina Rasyidin
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved