Liga Inggris
Sergio Ramos Kenang Sundulan Bersejarah di Final Liga Champions 2014
Kemenangan Atletico Madrid yang sudah berada di depan mata akhirnya buyar setelah gawangnya dibobol sundulan maut dari seorang Sergio Ramos.
Sergio Ramos yang memiliki DNA Real Madrid menyebut bukan hanya golnya saja yang penting, namun gol lainnya juga sangat penting.
Gol-gol dari Gareth Bale, Marcelo, dan Cristiano Ronaldo di perpanjangan waktu akhirnya menggenapkan kemenangan Real Madrid saat itu.
Seandainya timnya tumbang di partai final 2014 tersebut.
Sergio Ramos menyakini bahwa Real Madrid tidak akan pernah memiliki mental untuk bisa memenangkan hattrick UCL tahun 2015-2018.
Baca: Marcelo Prestasinya Menurun Sejak Tahun 2018-2019 kata Pelatih Timnas Brasil
Baca: William Saliba Disejajarkan dengan Raphael Varane, Jawaban Krisisnya Lini Belakang Arsenal
Alhasil pemain yang berposisi bek tengah tersebut menyebut momen golnya ke gawang Atletico Madrid dianggap sesuatu yang sakral.
"Ini adalah momen terpenting dalam seluruh karir saya, karena itu tidak hanya mengubah sejarah Real Madrid tetapi karir saya juga," jujurnya.
"Kebahagian itu akan tetap bersamaku selamanya," kenang Sergio Ramos.
"Itu akan selalu memiliki tempat khusus di hati saya karena itu gelar pertama Liga Champions saya, gelar yang selalu terasa sedikit lebih manis," tutupnya.
Semenjak itulah, Sergio Ramos mampu menjelma sebagai salah satu palang pintu pertahanan terbaik dunia sampai sekarang.
(Tribunnews/Dwi Setiawan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sergio-ramos-atletico_20160528_145335.jpg)