Breaking News:

Liga 1

Pro Kontra Usulan PSSI Soal Penghapusan Degradasi: Arema FC Adopsi Langkah J League

Pro kontra disampaikan oleh Persebaya dan Arema FC mengenai usulan PSSI soal penghapusan sistem degradasi di Liga 1 2020.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
ILUSTRASI Pro kontra disampaikan oleh Persebaya dan Arema FC mengenai usulan PSSI soal penghapusan sistem degradasi di Liga 1 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - Usulan PSSI soal keberlangsungan kompetisi Liga 1 musim 2020 menuai pro dan kontra.

Paling santer, usulan dari Federasi Tetinggi Sepak Bola yang menuai dukungan maupun sebaliknya ialah sistem degradasi.

PSSI yang berkeinginan melanjutkan jalannya liga akan menghapuskan regulasi degradasi.

Logo PSSI dan FIFA.
Logo PSSI dan FIFA. (TRIBUNNEWS.COM)

Baca: Igor Nikolayevich Kriushenko Sambut Baik Bergulirnya Kembali Kompetisi Liga 1 2020 pada September

Baca: Dendi Santoso Beri Wejangan Kepada Pemain Muda Arema FC, Beri Motvasi Untuk Buktikan Diri

Langkah 'istimewa' yang diusulkan oleh PSSI tentu tak sepenuhnya diterima oleh berbagai klub Liga 1 2020.

Klub yang melontarkan pro dan kontranya atas usulan tersebut ialah Persebaya Surabaya dan Arema FC.

Pihak Singo Edan, melalui sang General Manager, Ruddy Widodo mengatakan, penghapusan sistem degradasi tak akan mengurangi semangat positif kompetisi.

GM Singo Edan itu menilai, sekalipun tak akan ada klub yang turun kasta, jalannya liga akan berlangsung kompetitif.

General manager Arema Cronus Ruddy Widodo saat drawing babak delapan besar di 100 Bar, Century Park Hotel, Jakarta, Kamis (3/12/2015). Drawing babak delapan besar menghasilkan grup neraka pada grup E diantaranya Persipura, Pusamania Borneo FC, Arema Cronus dan Surabaya United. Sedangkan di grup D terdapat Mitra Kukar, Persija , Semen Padang, dan PS TNI. Super Ball/Feri Setiawan
General manager Arema Cronus Ruddy Widodo saat drawing babak delapan besar di 100 Bar, Century Park Hotel, Jakarta, Kamis (3/12/2015). Drawing babak delapan besar menghasilkan grup neraka pada grup E diantaranya Persipura, Pusamania Borneo FC, Arema Cronus dan Surabaya United. Sedangkan di grup D terdapat Mitra Kukar, Persija , Semen Padang, dan PS TNI. (Super Ball/Feri Setiawan)

Pria asal Madiun tersebut mengakui, kondisi saat ini belum sepenuhnya normal.

Pun ketika liga nanti kembali bergulir, belum ada jaminan situasi telah membaik 100 persen.

Menurutnya, langkah 'istimewa' yang diberlakukan oleh PSSI bertujuan untuk melindungi klub-klub Liga 1 yang berhalangan tampil.

Halaman
123
Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved