Breaking News:

Liga 1

Momen yang Dirindukan Firman Utina setelah 2 Tahun Pensiun, Telat Gaji hingga Teriakan Suporter

"Saya rindu teriakan, cacian, sanjungan setelah bermain. Kadang kami lupa bermain di lapangan bagus atau jelek. Yang menilai masyarakat," imbuhnya.

Tribunnews/dok
Ilustrasi foto - Momen yang Dirindukan Firman Utina setelah 2 Tahun Pensiun, Telat Gaji hingga Teriakan Suporter 

TRIBUNNEWS.COM - Legenda timnas Indonesia, Firman Utina, merindukan suasana ketika telat mendapatkan gaji ketika masih menjadi pemain.

Legenda timnas Indonesia, Firman Utina, telah hampir dua tahun pensiun dari dunia sepak bola.

Sosok yang identik dengan nomor punggung 15 itu memutuskan untuk gantung sepatu ketika membela Kalteng Putra di Liga 2 2018.

Baca: Firman Utina Beberkan Momen Tobat Hamka Hamzah di Dunia Sepak Bola

Setelah hampir dua tahun tak lagi bermain sepak bola sebagai pemain profesional, Firman Utina mengaku punya hal-hal yang dirindukan.

Salah satunya adalah momen ketika dirinya dan rekan-rekannya telat mendapatkan gaji dari klub ketika masih aktif bermain.

"Suasana di sepak bola banyak (yang dirindukan). Terutama kumpul," ucap Firman dilansir Bolasport.com dari kanal Youtube Hamka Story 23.

"Kalau dulu, mudah-mudahan sekarang sudah nggak, dulu kalau nggak gajian bareng," tambahnya.

Baca: 5 Pemain Terbaik Timnas Indonesia dalam Satu Dekade, dari Bambang Pamungkas hingga Firman Utina

ESKPRESI KEKALAHAN -Ekspresi kekalahan pemain Persib Bandung setelah kalah dengan Arema pada pertandinga Inter Island Cup 2014 di Stadion Gelora Sriwijaya , Jakabaring , Palembang , Minggu (1/2/2015).Arema menang atas persib dengan skor akhir 2-1.
ESKPRESI KEKALAHAN -Ekspresi kekalahan pemain Persib Bandung setelah kalah dengan Arema pada pertandinga Inter Island Cup 2014 di Stadion Gelora Sriwijaya , Jakabaring , Palembang , Minggu (1/2/2015).Arema menang atas persib dengan skor akhir 2-1. (TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO)

Firman menjelaskan bahwa di masa lalu, sejumlah klub terkadang telat membayar gaji pemain karena harus memenuhi kebutuhan tim lainnya.

Meski begitu, sebagai seorang pemain, Firman dan kawan-kawannya tetap harus memberikan yang terbaik untuk klub yang dibelanya.

"Kadang klub-klub lupa membayar gaji karena ada kebutuhan lain, tapi kami tetap berlatih, bermain," tuturnya.

Halaman
12
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved