Breaking News:

Pemain Persija Masih Terima Gaji 25 Persen, Manajemen Klub Segera Kumpulkan Pemain

Persija Jakarta masih merumuskan dan membahas persoalan kontrak kerja dengan seluruh elemen di timnya saat ini.

Instagram @Andritany
Bambang Pamungkas & Andritany Ardhiyasa, Rayakan Persija Jakarta Juara Liga 1 2018 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Manajemen tim Persija Jakarta masih merumuskan dan membahas persoalan kontrak kerja dengan seluruh elemen di timnya saat ini.

Manajemen tim Macan Kemayoran tetap berpatokan dengan keputusan yang sudah dikeluarkan Federasi Sepak bola Indonesia (PSSI).

Terbaru, PSSI sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terbaru bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi Dalam Keadaan Luar Biasa Tahun 2020.

Salah satu poin dalam isi surat tersebut adalah perubahan nilai kontrak Liga 1 dengan kisaran 50 persen.

Ferry Paulus
Ferry Paulus (Tribunnews/Abdul Majid)

Sementara itu, tim Liga 2 sebesar 60 persen atau sekurang-kurangnya di atas upah minimum regional (UMR) di daerah klub masing-masing.

Untuk itu, manajemen Persija sedang merumuskan kebijakan tepat yang bisa diterpakan kepada pemain, pelatih, dan official pada saat pelaksaan kompetisi Liga 1 2020.

"Manajemen sedang mempersiapkan dengan matang soal ini (kontrak). Jadi, pemain dalam waktu dekat akan kembali dikomunikasikan untuk penyesuaian gaji sesuai instruksi PSSI," kata Direktur olahraga Persija, Ferry Paulus.

Ferry menuturkan, jika melihat SK terbaru yang dikeluarkan PSSI tidak mengatur secara rinci pemberian gaji pada bulan Juli sampai kompetisi akan digulirkan pada bulan Oktober 2020.

Dalam SKEP/53/VI/2020 tertulis PSSI membolehkan klub membayar gaji pemainnya maksimal 25% sesuai SKEP/48/III/2020 sampai dengan dimulainya kompetisi.

Halaman
123
Editor: Toni Bramantoro
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved