Breaking News:

Liga 1

Tak Mau Klub Jadi Boncos, The Jakmania Minta Persija Tak Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Liga 1 2020

Sebab, pengeluaran tim akan membengkak karena harus mempersiapkan segala sesuatunya untuk menggelar pertandingan sepak bola.

FERI SETIAWAN/WARTA KOTA
The Jakmania pada laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Rabu (10/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno meminta kepada manajemen Persija Jakarta agar tidak berkenan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Liga 1 2020.

Sebelumnya, beredar kabar kompetisi sepak bola di Indonesia akan dilanjutkan dengan format digelar di satu pulau.

Wacana tersebut ramai diperbincangkan oleh publik sepak bola di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir.

Baca: PSSI Buat Buku Panduan Protokoler Kesehatan, Ketum The Jakmania: Klub dan Semua Infrastruktur Siap?

Suporter Persija Jakarta, The Jakmania membawa poster bertuliskan Bambang Pamungkas dan angka 20 (nomor punggung Bepe) saat Persija melawan Persebaya Surabaya pada laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2019) malam. Laga tersebut merupakan laga resmi terakhir Bepe bersama Persija Jakarta setelah ia mengumumkan pensiun sebagai pesepak bola profesional. Dalam laga ini, Persija Jakarta harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2. Tribunnews/Irwan Rismawan
Suporter Persija Jakarta, The Jakmania membawa poster bertuliskan Bambang Pamungkas dan angka 20 (nomor punggung Bepe) saat Persija melawan Persebaya Surabaya pada laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2019) malam. Laga tersebut merupakan laga resmi terakhir Bepe bersama Persija Jakarta setelah ia mengumumkan pensiun sebagai pesepak bola profesional. Dalam laga ini, Persija Jakarta harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2. Tribunnews/Irwan Rismawan (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Namun, PSSI sendiri masih belum memberikan kepastian perihal regulasi dan format kompetisi yang akan digunakan di Liga 1 dan Liga 2 2020.

Diky mengatakan, jika diberikan pilihan, manajemen Persija lebih baik tidak mengajukan diri sebagai tuan rumah kompetisi Liga 1 2020.

Sebab, pengeluaran tim akan membengkak karena harus mempersiapkan segala sesuatunya untuk menggelar pertandingan sepak bola.

Baca: Ketum The Jakmania Soroti Dua Permasalahan Besar di Sepakbola Indonesia

Aksi The Jakmania menyalakan flare di Stadion Utama Gelora Bung Karno saat perayaan ulang tahun Persija Jakarta ke-91 tahun.
Aksi The Jakmania menyalakan flare di Stadion Utama Gelora Bung Karno saat perayaan ulang tahun Persija Jakarta ke-91 tahun. (TribunJakarta/Wahyu Septiana)

Terlebih, saat ini PSSI belum memberikan kepastian perihal pembiayaan dan hal-hal lainnya.

Jangan sampai, manajemen Persija harus menanggung dan mengcover semuanya jika harus terpilih sebagai tuan rumah.

"Itu nanti siapa yang tanggung, karena sejauh ini informasinya belum jelas. Apakah pemerintah, federasi, atau operator menanggung semua pertandingan home yang dilakukan," kata Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno.

Halaman
123
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved