Breaking News:

Liga 1

Klub yang Tolak Ikut Liga 1 2020 Kena Sanksi? Ini Kata Operator Kompetisi

Dari kabar yang beredar, klub-klub yang tak ingin ikut Liga 1 akan mendapatkan sanksi mulai dari didiskualifikasi ke Liga 3 hingga denda

bolasport.com
Akhmad Hadian Lukita 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita angkat bicara perihal kabar adanya sanksi untuk tim-tim Liga 1 yang tak ingin ikut serta pada lanjutan Liga 1 2020.

Dari kabar yang beredar, klub-klub yang tak ingin ikut Liga 1 akan mendapatkan sanksi mulai dari didiskualifikasi ke Liga 3 hingga denda sebesar Rp 1 – 1,5 miliar.

Menurutnya hingga sampai saat ini, PT LIB masih berkomunikasi dengan klub yang masih belum menyatakan untuk ikut Liga 1 lanjutan salah satunya Persebaya Surabaya.

Baca: PT LIB Beri Sinyal Bakal Putuskan Liga 1 2020 Bergulir Tanpa Degradasi

“Saya pribadi poinnya bukan sanksi tapi mari kita semua sama-sama punya obligasi kepada para stakeholders bahwa dengan dilanjutkan liga kita punya semangat yang sama demi persepakbolaan Indonesia,” kata Hadian Lukita saat dihubungi wartawan.

“Kami usaha dulu agar semua bisa ikut, perlu komunikasi dan niat yang baik dari semua pihak, kalau nawaitunya baik insyaAllah hasilnya baik,” sambungnya.

Baca: PT LIB Beri Satu Klub Liga 1 2020 Dua Bus Buat Laga Away Agar Terapkan Physical Distancing

Persebaya sendiri sebelumnya telah mengikuti managers meeting di Hotel Fairmont, Jumat (7/8/2020) yang diadakan oleh PT LIB.

Dalam pertemuan tersebut PT LIB menjelaskan persiapan jelang bergulirnya Liga 1 pada awal Oktober mendatang seperti subsidi, akomodasi, jadwal pertandingan hingga penerapan protokol kesehatan.

Namun, setelah mengikuti pertemuan tersebut, Persebaya masih belum mengubah pernyataan sebelumnya yang enggan turut serta di lanjutan Liga 1 2020.

Salah satu alasannya yakni belum jelasnya penerapan protokol kesehatan.

“Posisi Persebaya sampai saat ini belum berubah. Kami masih menunggu penjelasan lebih detail terkait penerapan protokol kesehatan. Sebelum dan selama kompetisi berjalan,” kata manajer Persebaya, Candra Wahyudi.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved