Liga 1
Kisah Perjalanan Karier Adam Alis Jadi Pesepakbola Profesional: Bakat Terendus Pak RT
Pak RT merekomendasikan Adam Alis untuk dimasukan ke Sekolah Sepak Bola.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemain pilar Bhayangkara FC, Adam Alis membeberkan bagaimana cara seseorang bisa menjadi pesepakbola profesional seperti apa yang ia rasakan sekarang.
Adam Alis kecil sama seperti anak-anak lainnya. Malah ia tak terbayang bakal menjadi pesepakbola profesional. Ia hanya hobi bermain sepakbola bersama rekan-rekan lainnya.
Tapi saat dirinya masih duduk di bangku sekolah dasar, bakat Adam Alis tercium oleh Pak RT di lingkungan tempat ia tinggal.
Baca: Respons Manajer Bhayangkara FC Atas Pemanggilan Adam Alis dan Dendy ke Timnas Indonesia
Pak RT merekomendasikan Adam untuk dimasukan ke Sekolah Sepak Bola.
Adam kecil menempa ilmu mengolah si kulit bundar di SSB Asiop Apacinti yang berada di area Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Hari demi hari Adam lalui, hingga akhirnya ia mulai tumbuh remaja dan bakatnya semakin terasah.
Alhasil, sederet tim-tim besar pernah ia bela, mulai dari Martapura FC, Persija Jakarta, East Riffa (Bahrain), Arema FC hingga sekarang jadi bagian penting Bhayangkara FC.
Dalam bincang santai di acara Superball Live, Adam pun turut memberikan tips bagaimana dirinya bisa seperti sekarang ini.
Baca: Bhayangkara FC Vs Persib Bandung: Paul Munster Tak Pentingkan Hasil Akhir
“Ya, yang penting dari kecil tuh harus mau latihan terus, harus kerja keras. Tinggalkan hal-hal yang tidak perlu. Pokoknya harus banyak latihan,” kata Adam, Rabu (9/9/2020).
“Terus juga jangan mudah putus asa. Kalau ada seleksi gagal, ya dicoba terus. Tetap semangat. Intinya ketika kita lagi merintis atau berjuang jangan pernah putus asa,” sambungnya.
Selain itu, pemain kelahiran Jakarta 27 tahun silam tersebut juga mengingatkan, meski di usia dini dan remaja, para pesepakbola juga harus disiplin dengan asupan gizi.
Bahkan, pola istirahat juga jadi salah satu hal yang harus dilakukan dengan benar.
“Makanan juga harus dijaga ya. Sekarang kan kita bisa tahu makanan yang bergizi seperti apa, terus juga jangan sering-sering tidur malam, jangan begadang. Waktu istirahat itu penting buat recovery tubuh,” ujar eks pemain Timnas U-23 tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/gelandang-bhayangkara-fc-adam-alis-saat-melakukan-seleberasi.jpg)