Liga Italia
Mengulas Permainan Brahim Diaz akan Cocok dengan AC Milan, Kecerdasan Stefano Pioli Diuji
Brahim Diaz diprediksi akan membutuhkan waktu untuk mampu menyegel tempat utama di skema permainan Stefano Pioli, posisi Castillejo dalam ancaman.
Sebagaimana kita ketahui, AC Milan di bawah Pioli kerap paten menggunakan formasi 4-2-3-1
Ujung tombak penyerangan tim akan menjadi posisi utama Zlatan Ibrahimovic.
Kemudian tiga pemain dibelakangnya menjadi pos dari Hakan Calhanoglu, Ante Rebic, hingga Samu Castillejo.
Adapun dua pemain jangkar diisi oleh Ismael Bennacer dan Franck Kessie.
Namun seperti tertulis di awal, Brahim Diaz diprediksi akan memulai kompetisi sebagai penghangat bangku cadangan lebih dulu.
Seiring dengan berjalannya kompetisi, ia diprakirakan akan mampu beradaptasi dengan gaya main ala STefano Pioli.
Posisi Rebic dan Hakan Calhanoglu dapat dikatakan sulit untuk tersentuh rotasi.
Praktis Castillejo lah yang rawan akan tergeser oleh Brahim Diaz.
Karena pada aslinya, Brahim Diaz sendiri dapat bermain dengan baik di posisi winger, baik kanan maupun kiri.
Namun bukan perkara yang mudah untuk menyegel posisi tersebut.
Pasalnya, Brahim Diaz juga akan bersaing dengan pemuda 21 tahun lainnya, yakni Alexis Saelemakeers.
Dalam 16 pertandingan, winger asal Belgia itu mampu membukukan dua gol dan dua assis di AC Milan.
Bahkan catatan dribelnya jauh lebih baik ketimbang Brahim Diaz maupun Samu Castillejo.
Alexis Saelemakeers sukses melakukan 4,1 dribel di musim lalu. Catatan tersebut lebih baik dibandingkan Brahim Diaz (3,3) dfan Castillejo (2,1).
Namun jika berbicara pengalaman maupun jam terbang, Brahim Diaz tentu jauh lebih baik.
Pasalnya, Ia pernah ditangani langsung oleh Pep Guardiola dan Zinedine Zidane sebagai pelatih jempolan di dunia sepak bola.
(Tribunnews.com/Giri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/brahim-diaz-pemain-pinjaman-ac-milan-dari-real-madrid.jpg)